Wednesday , April 24 2024
Beranda / Featured / Jokowi: Jangan Teriak Curang, Jika Ada Bukti Bawa Ke Bawaslu-MK
deras.co.id
Presiden Jokowi menyampaikan keterangan pers usai membuka pameran otomotif IIMS 2024, di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/02/2024).

Jokowi: Jangan Teriak Curang, Jika Ada Bukti Bawa Ke Bawaslu-MK

DERAS.CO.ID – Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau agar tidak hanya berteriak curang terkait Pilpres 2024. Jokowi mengatakan jika ada bukti kecurangan sebaiknya dibawa ke Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi (MK).

“Jadi janganlah teriak-teriak curang, ada bukti bawa ke Bawaslu, ada bukti bawa ke MK ya,” kata Jokowi setelah meresmikan dan meninjau pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (15/2).

Jokowi lantas berbicara soal banyaknya saksi di tempat pemungutan suara (TPS). Saksi tersebut baik dari capres-cawapres, caleg, partai, hingga Bawaslu.

“Yang pertama, mengenai kecurangan, caleg itu ada saksi di TPS. Partai ada saksi di TPS, capres-cawapres kandidat ada saksi di TPS. Di TPS ada Bawaslu. Aparat juga ada di sana, terbuka untuk diambil gambarnya,” kata Jokowi.

Menurutnya, dengan adanya saksi yang berlapis di TPS itu akan menghilangkan adanya kecurangan. Meski begitu, Jokowi mengatakan kepada pihak yang menemukan kecurangan untuk melaporkan ke Bawaslu.

“Saya kira, apa, pengawasan yang berlapis-lapis seperti ini akan menghilangkan adanya kecurangan. Tapi, kalau emang ada betul. Ada mekanismenya untuk ke Bawaslu. Mekanisme nanti persidangan di MK. Nanti saya kira udah diatur semuanya,” ujarnya.

Ojo Kesusu

Jokowi buka suara soal penghitungan cepat atau quick count hasil Pilpres 2024 yang mengunggulkan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Jokowi meminta untuk bersabar.

Jokowi mengatakan penghitungan cepat merupakan metode ilmiah.

“Hasil penghitungan quick count itu adalah metode penghitungan yang ilmiah,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan apapun hasilnya supaya menunggu pengumuman resmi KPU RI. Jokowi meminta publik bersabar dan ojo kesusu.

“Tapi apapun kita harus menunggu hasil resmi KPU, jadi sabar, ojo kesusu, sabar,” kata Jokowi.

Ucapkan Selamat

Jokowi mengaku sudah mengucapkan selamat ke Prabowo-Gibran.

“Sudah selamat, selamat,” kata Jokowi kepada wartawan. Jokowi menjawab pertanyaan apakah sudah mengucapkan selamat ke Prabowo-Gibran.

Saat ditanya lewat mana ucapan selamat itu diungkapkan, Jokowi menjawab bertemu langsung. Jokowi mengaku bertamu Prabowo-Gibran semalam, namun tidak disebutkan lokasinya.

“Ketemu langsung,” ujarnya.

“Semalam,” lanjut Jokowi.

Jokowi mengatakan dalam pertemuan itu ada 4 orang. Namun, Jokowi tidak menyebutkan siapa satu orang lain dalam pertemuan tersebut.

“Berempat, nggak bisa saya sebut,” ujarnya.

Normatif

Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai imbauan Jokowi agar tak hanya berteriak curang tapi juga membawa bukti ke Bawaslu dan MK sebagai sikap normatif.

“Ya itu suatu sikap normatif. Kan di dalam praktik kita tahu ketika kepala desa dimobilisasi, kemudian mendapatkan ancaman, pelanggaran-pelanggaran nyata, itu kan sudah ada suatu proses di mana pada akhirnya banyak pihak yang menilai meragukan terhadap independensi dari pengawas pemilu,” kata Hasto Kristiyanto di gedung High End, Jakarta Pusat.

Hasto mengatakan rakyatlah yang menjadi pengawas Pemilu 2024. Dia mengatakan kelompok prodemokrasi juga menjadi pengawas.

“Maka sekarang ini rakyatlah yang juga menjadi pengawas, kelompok-kelompok prodemokrasi menjadi pengawas. Dan di dalam politik itu berlaku bahwa benar tidaknya suatu politik, itu akan ditentukan waktu kemudian. Ini yang kemudian harus kita lihat bersama-sama,” ujarnya.

Selain itu, Hasto enggan menanggapi ucapan selamat dari Jokowi ke Prabowo, yang unggul berdasarkan hasil sementara hitung cepat atau quick count.

Sumber: hariansib.com

Baca Juga

deras.co.id

Samsung Rilis Galaxy C55, Tampil Dengan Balutan Kulit Dan Kamera 50MP

DERAS.CO.ID – Jakarta – Samsung diketahui telah resmi meluncurkan smartphone terbarunya untuk pasar Tiongkok yakni …