Wednesday , April 24 2024
Beranda / Featured / Serangan Udara Israel Tewaskan 20 Orang Di Gaza, Biden Ingatkan Netanyahu
deras.co.id
MENCARI PERLINDUNGAN: Warga Palestina bergegas mencari perlindungan saat asap mengepul setelah pemboman Israel di pusat Kota Gaza, Senin (18/3) waktu setempat, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok militan Hamas.

Serangan Udara Israel Tewaskan 20 Orang Di Gaza, Biden Ingatkan Netanyahu

DERAS.CO.ID – Jakarta – Sebanyak dua puluh warga Palestina tewas pada Selasa dini hari dalam serangan udara Israel di Rafah dan bagian tengah Jalur Gaza. Pejabat kesehatan Gaza mengungkap, 14 orang tewas di Rafah dan 6 orang lainnya meninggal dunia di jalur Gaza tengah.

Dilansir Reuters, Selasa (19/3), pejabat medis Gaza mengatakan sebanyak 14 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam serangan yang menghantam beberapa rumah dan apartemen di kota Rafah, Gaza selatan dekat perbatasan Mesir. Diketahui Rafah merupakan tempat lebih dari 1 juta warga Palestina mencari perlindungan.

Selain itu enam orang tewas dalam serangan udara lainnya terhadap sebuah rumah di kamp pengungsi Al-Nuseirat di Jalur Gaza tengah.

Di Deir Al-Balah, sebuah kota di Gaza tengah sekitar 14 km (8,6 mil) selatan Kota Gaza, suara ledakan bercampur guntur, dan hujan menambah penderitaan keluarga pengungsi di kamp tenda.

“Kami tidak lagi bisa membedakan suara guntur dan bom,” kata Shaban Abdel-Raouf, ayah lima anak di Deir Al-Balah, melalui aplikasi chat.

“Dulu kami menunggu hujan dan berdoa kepada Tuhan jika terlambat. Hari ini kami berdoa agar tidak turun hujan. Para pengungsi sudah cukup menderita,” tambahnya.

Tewas

Salah satu pemimpin Hamas, Marwan Issa, yang disebut sebagai orang penting ketiga dalam komando kelompok militan yang menguasai Jalur Gaza, dipastikan tewas. Issa tewas dalam serangan udara yang dilancarkan militer Israel terhadap Jalur Gaza pekan lalu.

Seperti dilansir AFP dan Al Arabiya, Selasa (19/3), militer Israel sebelumnya menyebut, Issa menjadi target serangan udara di Jalur Gaza, namun tidak mengonfirmasi kematiannya. Kematian Issa justru dikonfirmasi oleh Gedung Putih Amerika Serikat (AS) pada Senin (18/3) waktu setempat.

“Oang nomor tiga Hamas, Marwan Issa, tewas dalam operasi Israel pekan lalu,” ucap Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, saat membacakan percakapan telepon terkini antara Presiden Joe Biden dan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu.

Militer Israel belum menyampaikan pernyataan apa pun terkait serangannya yang menewaskan Issa.

Laporan yang dilansir Reuters menyebut bahwa sebuah lokasi di area Nusseirat, Jalur Gaza bagian tengah, dihantam serangan Israel dua hari lalu, di mana data intelijen menunjukkan Issa ada di lokasi tersebut saat serangan terjadi.

Sullivan dalam pernyataannya menyebut Israel juga telah “menghancurkan sejumlah besar batalion Hamas, membunuh 1.000 petempur Hamas termasuk para komandan seniornya”.

“Para pemimpin tertinggi lainnya sedang bersembunyi, kemungkinan besar berada jauh di dalam jaringan terowongan Hamas, dan keadilan juga akan datang bagi mereka,” ujarnya.

Ingatkan

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melontarkan peringatan terhadap Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu saat keduanya berbicara via telepon pada awal pekan ini. Biden memperingatkan Netanyahu bahwa serangan darat Israel ke Rafah, Jalur Gaza bagian selatan, akan menjadi “kesalahan”.

Seperti dilansir AFP dan Al Arabiya, Selasa (19/3), percakapan telepon antara Biden dan Netanyahu itu merupakan yang pertama kali dalam sebulan terakhir saat meningkatnya ketegangan antara kedua negara yang bersekutu itu terkait perang yang berkecamuk antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

Gedung Putih mengungkapkan bahwa Biden dan Netanyahu membahas soal Rafah dan bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza.

Sebagai tanda meningkatnya tekanan AS terhadap Israel ketika jumlah korban tewas di Jalur Gaza melonjak dan situasi kemanusiaan memburuk, Netanyahu menyetujui permintaan Biden untuk mengirimkan tim pejabat tinggi keamanan Tel Aviv ke Washington guna membahas rencananya di Rafah.

Namun, Netanyahu juga menegaskan kepada Biden bahwa Israel bertekad mencapai tujuan perang yakni melenyapkan Hamas, yang mendalangi serangan mematikan pada 7 Oktober tahun lalu. Situasi itu menggarisbawahi kesulitan AS dalam mempengaruhi sekutu utamanya.

Kedua pemimpin terakhir kali berbicara pada 15 Februari lalu, dengan Biden menunjukkan ketidaksabaran yang semakin besar terhadap Netanyahu, di tengah kekhawatiran bahwa penolakan dalam negeri terhadap perang di Jalur Gaza bisa merusak peluangnya kembali menjabat di Gedung Putih.

Tiba

Terpisah, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) berkolaborasi dengan World Health Generation (WHO) untuk bisa mencapai Jalur Gaza. Sebanyak 11 orang tenaga medis warga negara Indonesia (WNI) kini berhasil tiba di Gaza.

“Setelah menunggu beberapa pekan, Senin 18 Maret 2024, Tim Medis MER-C yang terdiri dari dokter spesialis bedah ortopedi, dokter umum, perawat dengan berbagai keahlian, bidan, dan lainnya, sekitar pukul 22.15 WIB atau pukul 17.15 waktu setempat mengabarkan bahwa mereka sudah tiba di Jalur Gaza, Palestina,” kata Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad kepada wartawan di kantornya, Selasa (19/3).

Kedatangan Tim disambut oleh relawan MER-C yang berada di Gaza dan pejabat Kementerian Kesehatan Palestina. Suasana haru dan syukur mewarnai gedung imigrasi di perbatasan Rafah sisi Gaza ketika 11 relawan MER-C sampai di lokasi.

“Dengan masuknya 11 relawan, maka total relawan WNI MER-C di Gaza saat ini sebanyak 13 orang. Tim MER-C akan bertugas selama minimal dua pekan,” ujarnya.

Sarbini mengatakan tim medis akan bekerja di fasilitas kesehatan yang ditunjuk oleh WHO dan Kementerian Kesehatan Palestina. Wilayah penugasan akan berada di Jalur Gaza bagian selatan, karena rumah sakit di wilayah ini yang masih berfungsi di tengah lumpuhnya sebagian besar fasilitas kesehatan di sepanjang Jalur Gaza.

Sumber: hariansib.com

Baca Juga

deras.co.id

Samsung Rilis Galaxy C55, Tampil Dengan Balutan Kulit Dan Kamera 50MP

DERAS.CO.ID – Jakarta – Samsung diketahui telah resmi meluncurkan smartphone terbarunya untuk pasar Tiongkok yakni …