Wednesday , April 24 2024
Beranda / Featured / Jika Otak Pelaku Pembunuhan Deni Pratama Ditangkap, Citra Polisi Akan Kembali Baik
deras.co.id
BERI NASEHAT: Tokoh Agama di Kecamatan Percut Sei Tuan, Ustadz M Bahruji Janas SPdi memberikan nasehat kepada Ribut Hartono, ayah dari almarhum Deni Pratama korban pembakaran hingga tewas, di Perumnas Mandala, Senin (25/3).

Jika Otak Pelaku Pembunuhan Deni Pratama Ditangkap, Citra Polisi Akan Kembali Baik

DERAS.CO.ID – Medan – Jika otak pelaku pembakaran terhadap almarhum Deni Pratama (32) hingga tewas berhasil ditangkap, citra polisi akan kembali baik di mata masyarakat.

Hal itu disampaikan seorang tokoh agama di Kecamatan Percut Sei Tuan, Ustadz M Bahruji Janas SPdi saat dimintai tanggapannya, Senin (25/3) malam terkait belum tertangkapnya EN yang diduga kuat otak pelaku pembunuhan terhadap korban. Ustadz Bahruji pun berharap kasus ini untuk diselesaikan dengan cepat.

“Diharapkan ada titik temu dengan kasus ini. Polisi (Polsek Percut Sei Tuan/Polsek Medan Tembung) harus benar-benar bekerja memburu pelaku,” imbaunya.

Lanjut M Bahruji, citra polisi selama ini terlihat kurang bagus. Jika pelaku tertangkap, citra polisi akan kembali baik di mata masyarakat. “Tidak boleh pandang bulu, di mata hukum harus sama,” tegasnya.

Ditambahkannya, terkait LH alias U yang hanya dijadikan saksi, dia berharap proses ini harus terus berjalan. Alibi yang mereka sebutkan itu sebagai saksi belum tentu menjadi alibi.

“Jika otak pelaku ditangkap, baru bisa terungkap apakah LH alias U terlibat atau tidak,” harapnya sembari menambahkan dia menemui ayah almarhum untuk memberikan semangat agar tetap tabah dalam segala hal.

Pak Ustadz juga berpesan kepada ayah almarhum, Ribut Hartono (53) agar tetap bersabar dan berjuang terus untuk meraih keadilan.

“Masalah hati, siapa yang tidak terluka. Jangan pernah bosan untuk meminta keadilan itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, dituduh mencuri HP dan tanpa adanya alat bukti, Deni, warga Jalan Perkutut Raya Perumnas Mandala Kelurahan Kenangan Baru, dibakar hidup-hidup oleh sejumlah pria di Jalan Pipit 7 Perumnas Mandala, Rabu (25/10) siang.

Dengan kondisi luka bakar 98 persen, korban yang sekarat sempat menjalani operasi di RS Mitra Sejati dan dirawat di Ruang ICU selama 6 hari. Pada, Selasa (31/10) siang korban akhirnya tewas dan belum sempat bertemu dengan kembarannya, Dani, yang saat itu sudah berangkat dari Malaysia menumpangi pesawat menuju Medan.

Belum lama ini personel Reskrim Polsek Percut Sei Tuan telah menembak seorang pelaku pembakaran terhadap Deni, berinisial SS, alias Leo (43) warga Jalan Pipit 11 Perumnas Mandala. Polsek Percut Sei Tuan juga telah menggelar rekonstruksi kasus di Mapolsek, Jumat (23/2) sekira pukul 10.30 WIB.

Sumber: hariansib.com

Baca Juga

deras.co.id

Samsung Rilis Galaxy C55, Tampil Dengan Balutan Kulit Dan Kamera 50MP

DERAS.CO.ID – Jakarta – Samsung diketahui telah resmi meluncurkan smartphone terbarunya untuk pasar Tiongkok yakni …