Ulama asal Kota Bandung sekaligus Pimpinan Pesantren Daarut Tauhiid Kyai Abdullah Gymnastiar atau biasa dikenal Aa Gym ikut berorasi di atas panggung Apel Nasional Indonesia Bersatu ‘Indonesia Miliku, Milikmu, Milik Kita Bersama’.
Aa Gym tampil setelah tokoh agama lainnya dari Konghucu, Hindu, Budha. Aa Gym meminta kepada puluhan ribu warga yang hadir di Gasibu untuk menjaga perilaku dan tidak merugikan siaapa pun.
“Kita bisa menjaga lisan. Kita tidak boleh merugikan siapapun, baru sesudah itu kita berlatih untuk menyenangkan orang lain,” kata Aa Gym di atas panggung, Rabu (30/11/2016).
Menurut Aa Gym semua elemen kehidupan yang diciptakan tuhan di dunia tidak ada yang merugikan. Semua memiliki fungsi sesuai dengan yang ditakdirkan sang pencipta.
“Semua kehidupan di alam tidak merugikan, termasuk kita seharusnya tidak merugikan orang lain,” lanjutnya.
“Seorang muslim yang baik adalah yang bisa memelihara lisan dan tangannya,” tambahnya.
Aa Gym menilai warga Jawa Barat khususnya tidak pernah merugikan orang lain. Aa Gym meminta mulai saat ini tidak ada lagi penistaan agama.
“Kita pantang merugikan orang lain. Mulai sekarang tidak ada lagi penistaan agama, jangan lagi merugikan orang lain, kemarin jadi pelajaran kita semua. Kita semua sepakat untuk hati-hati menjaga ucapan kita. Masing-masing boleh menyebut agama kita yang benar, tapi jangan mencelakakan agama yang lain,” pesannya.
Aa Gym pun mengajak seluruh massa yang hadir untuk menjalankan 5S. “Mari kita biasakan hidup ini dengan 5S. Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun, ” kata dia.
Aa Gym menambahkan hak paling utama adalah menjaga kebersihan dan buanglah sampah kepada tempatnya.
“17 tahun belajar buang sampah saja tidak bisa. Diajar naon atuh (Belajar apa atuh). Pungut sampah adalah sedekah, pulang dari sini tong ngaleos wae (jangan langsung pulang), ambil sampahnya. Semua teriak ‘Saya bermanfaat bagimu‘,” teriak Aa Gym sambil diikuti seluruh massa yang hadir.
Sumber : detik.com
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!