Bakal Calon Wakil Presiden RI, Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Kota Pekanbaru, Provinsi Riau pada Selasa 4 September 2018. Pada kunjungannya tersebut, Sandi sempat menghadiri prosesi adat ‘Tepuk Tepung Tawar’.
Pada akun instagram pribadinya @Sandiuno, Sandi menceritakan ada sejumlah tokoh yang hadir dalam prosesi tersebut. Diantaranya adalah Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Datuk Al Azhar, Ketua DPH LAM Datuk Syahril Abu Bakar, dua Mantan Gubernur Riau Saleh Djasit dan Wan Abu Bakar. Selain itu ada juga Dai kondang Ustadz Abdul Somad.

“Prosesi adat ‘Tepuk Tepung Tawar’. Hadir dalam prosesi adat ini Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Datuk Al Azhar, Ketua DPH LAM Datuk Syahril Abu Bakar, dua Mantan Gubernur Riau Saleh Djasit dan Wan Abu Bakar, dan Ustad satu juta Viewers kalau kata beliau, Ustad Abdul Somad. @ustadzabdulsomad sebagai anggota Majelis Kerapatan Adat LAM Riau mengakhiri prosesi adat Tepuk Tepung Tawar, yakni memimpin doa dan juga memberikan nasehat,” tulis Sandiaga Uno di akun Instagramnya.
Ketika dikonfirmasi, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan selama di Riau banyak mendapat nasihat dari Ustadz Abdul Somad.
Baca juga: Ceramah Di Komplek Parlemen, Mabes TNI dan DMI, Kenapa UAS Tetap Dipersekusi?
“Ada nasihat dan petuah yang disampaikan Datuk Sri Setia Negara, ulama kita Ustadz Abdul Somad yang disampaikan kepada saya. Itu yang dia sampaikan sebuah petuah yang menurut saya luar biasa banget. Itu petuah buat kita semua,” ujarnya.
Dalam pidato nasehatnya dalam bentuk sajak melayu, UAS berpesan kepada bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno jika terpilih menjadi penguasaan agar tidak menjual aset dan berhutang pada asing.
“Kalau Allah titip kuasa jangan asik meminjam ke China, kalau Allah tunjuk kuasa jangan jual aset negara,”kata UAS dalam sepenggal bait sajaknya.
Selain melarang menjual aset negara, UAS dalam sajaknya itu juga berpesan kepada Sandi apabila jadi penguasa jangan berprilaku semena-mena. Sebab kuasa itu sewaktu -waktu akan diambil oleh yang Maha Kuasa yaitu Allah SWT.
“Jika diberi kuasa jangan semena-mena, sebab sewaktu waktu akan diambil yang Maha Kuasa,”jelasnya.
Sumber: viva.co.id, riau24.com
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!