Sunday , April 19 2026
Beranda / Featured / Dokter Malaysia Temukan Jilbab Steril Sekali Pakai, Inggris Berikan Dukungan
deras.co.id
Jilbab steril sekali pakai mulai diperkenalkan di Inggris (Foto: Birmingham mail)

Dokter Malaysia Temukan Jilbab Steril Sekali Pakai, Inggris Berikan Dukungan

Kepercayaan rumah sakit adalah hal yang utama bagi masyarakat Inggris. Keseterilan jilbab seringkali menjadi hal yang kerap dipertanyakan pasien. Itu sebabnya Inggris memperkenalkan jilbab steril sekali pakai perdana bagi dokter dan petugas medisnya.

Seperti dilansir Birmingham Mail, Rabu (18/12), meski rumah sakit di Inggris memberikan akses kebebasan keimanan, namun dokter Muslim dan staf medis yang bekerja di rumah sakit sebelumnya belum tentu dapat menggunakan jilbab. Hal ini dilakukan demi menjaga kesterilan tempat medis. Namun ketika penemuan jilbab steril sekali pakai ini diperkenalkan, para dokter dan staf medis boleh menggunakannya.

Penemuan jilbab steril sekali pakai ini tak lepas dari peran dokter junior asal Malaysia, Farah Roslan. Farah mempunyai ide saat menjalani pelatihan di Rumah Sakit Royal Derby dalam menciptakan jilbab steril.

Setelah berjam-jam di bangsal, di mana ia mengenakan jilbab tradisional, ia menjadi khawatir dengan risiko infeksi pada pasien. Farah kemudian mencari ide untuk menerapkan rencananya di negara asalnya untuk jilbab steril sekali pakai. Dia menciptakan desain dan menggunakan kain yang menjaga keseimbangan antara menunjukkan rasa hormat terhadap imannya dan mampu tampil dalam pekerjaannya. “Saya telah menggunakan jilbab yang sama sepanjang hari yang jelas tidak bersih dan ideal,” kata Farah.

Dia mengaku tidak merasa nyaman apabila melepas jilbabnya dan apabila itu terjadi ia merasa sedang ditarik keluar dari teater. Maka jalan tengah satu-satunya adalah mencari solusi.

“Jalan tengah harus ditemukan antara kode berpakaian karena iman, dan hasrat berada di ruang operasi yang sesuai dengan peraturan medis,” ujarnya.

Dengan diciptakannya jilbab sekali pakai, dia mengaku senang atas visinya yang telah menjadi kenyataan. Terlebih, kata dia, jilbab sekali pakai tersebut sekarang tersedia untuk semua staf.

“Saya benar-benar bahagia dan berharap untuk melihat apakah kita dapat mendukung ini secara nasional,” ujarnya.

Konsultan ahli bedah Gill Tierney, yang membimbing Roslan, mengatakan bahwa dia adalah orang pertama yang percaya bahwa Farah bisa memperkenalkan jilbab bagi dokter dan staf medis di Inggris. “Jilbab ini tidak terlalu mahal, tapi harapan saya ini bisa memberikan efek yang baik,” kata dia.

Sumber: republika.co.id

Baca Juga

deras.co.id

Menteri Haji dan Umrah Lantik Pj Sekdaprov Sumut Jadi Koordinator PPIH Embarkasi Medan

DERAS.CO.ID – MEDAN – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, melantik Penjabat …