Wednesday , September 9 2026
Beranda / Featured / Ongkos Haji Sangat Tinggi

Ongkos Haji Sangat Tinggi

DERAS.CO.ID – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tiba-tibe meminta tambahan anggaran BPIH 2022 sebesar 1,5 triliun kepada komisi VIII DPR pada senin lalu. Permintaan mendadak ini hanya berselang lima hari sebelum pemberangkatan kloter pertama jamaah haji pada 4 Juni 2022 mendatang.

Permintaan tambahan anggaran itu akibat pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem paket layanan masyair senilai 5.656,87 riyal (SAR) atau sekitar Rp 21 juta per anggota jamaah.

Padahal awalnya kementerian agama mematok biaya layanan masyair  hanya sebesar 1.531,02 SAR atau setara dengan Rp 5,8 juta per anggota jamaah.

Layanan masyair ini berupa layanan perjalanan dan akomodasi selama di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) menjelang dan sesudah wukuf.

Merujuk pada kenaikan layanan masyair ini, biaya haji tahun ini diperkirakan naik mencapai Rp 97,6 juta per jamaah. Angka tersebut diperoleh dari biaya haji yang awalnya dipatok pemerintah sebesar Rp 81,74 juta calon jamaah haji di tambah kenaikan masyair sebesar 4.125,02 riyal atau setara Rp 15,86 juta.

Kementerian agama menghendaki kenaikan ini disubsidi dari dana BPKH. Angkanya mencapai Rp 1,5 triliun untuk 92 ribu orang jamaah haji tahun ini. Komisi VIII DPR menyetujui usul pemerintah tersebut setelah menggelar rapat selama dua hari.

Selain Biaya Masyair, komponen yang ikut ditambahkan adalah biaya technical landing jamaah embarkasih surabaya sebesar Rp 25,7 miliar dan selisih kurs kontrak penerbangan sebesar Rp 19,27 miliar.

Dana layanan masyair dan technical landing bersumber dari efisiensi serta nilai manfaat setoran haji yang dikelola BPKH. Adapun selisih kurs kontrak penerbangan diambil dari dana efisiensi valuta asing dan safeguarding.

Yakut mengatakan kenaikan paket layanan masyair sebenarnya sudah diprediksi, tapi angkanya sangat tinggi dari perkiraan awal. Ia beralasan kenaikan itu datang dari pemerintah Arab Saudi dan pemerintah Indonesia tak bisa mengintervensi.

“Ini juga diberlakukan untuk negara diseluruh dunia, bukan Indonesia saja”, kata Yakut dalam rapat bersama dengan DPR senin lalu.

Anggota komisi VIII DPR dari Partai Keadilan Bangsa (PKB), Lukman Hakim mengatakan Yaqut baru mengetahui kenaikan itu saat berkunjung ke Jeddah pada 18 mei 2022 lalu. Luqman yang kebetulan berada di sana mendapat kabar dari kantor urusan haji Indonesia di Saudi.

Luqman mengatakan Yaqut dan jajarannya berusaha melobi pengelola Armuzna hingga mendatangi sejumlah pejabat di sana. Yaqut juga bertemu dengan menteri haji Arab Saudi. “Menag minta biaya diturunkan maksimum 3.000 riyal”, kata Luqman kepada Tempo.

Namun kata dia, usaha tersebut tak berhasil. Pemerintah Arab Saudi beralasan kebijakan serupa diterapkan kepada semua negara yang menyelenggarakan ibadah haji.

Anggota komisi VIII DPR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Bukhori Yusuf menilai pemerintah cenderung tak cermat dan tak sensitif terhadap perkembangan di Arab Saudi. Ia mengatakan isu pemberlakuan sistem paket layanan masyair sesungguhnya sudah lama terdengar.

“Semestinya tim pemerintah yang bertugas memonitor persiapan haji selama kurang lebih dua bulan terakhir dan sudah memitigasi risiko ini melalui proses negosisi yang kuat”, kata Bukhori.

Asisasi penyelenggaraan ibadah haji menyebutkan kenaikan tersebut sudah diperkirakan sejak Muassasah Asia Tenggara diswastakan oleh pemerintah Arab Saudi.

Lembaga itu lantas berganti nama menjadi Motawifs Pilgrims for South-East Asian Countries Company.

Muassasah adalah organisasi gabungan mutawif atau pembimbing tawaf yang menyambut kedatangan, memberi petunjuk  dan memperhatikan keperluan jamaah haji selama di Arab Saudi.

“Salah satu dampaknya adalah ada kenaikan harga untuk fasilitas di Arafah dan Madinah. Fasilitas tenda, makan dan lain-lain”, kata sekretaris Jenderal Himpuh, M Firman Taufik. [koran tempo]

(*)

Baca Juga

deras.co.id

Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan

DERAS.CO.ID – MEDAN — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menargetkan Sumut bebas …