Nama ustadz Abdul Somad kembali menjadi perbincangan. Setelah beberapa waktu ditolak di Bali, ustadz berusia 40 tahun ini kembali mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat akan memberikan ceramah di Hong Kong. Ustadz Somad ditolak di Bandara Internasional Hong Kong, Sabtu 23 Desember 2017. Ustadz mengungkapkan bahwa ia tiba di Hong Kong …
Selengkapnya »Mengapa Meteor Dapat Meledak Ketika Melewati Atmosfer?
Kita perlu banyak bersyukur karena punya atmosfer kuat yang melindungi kita dari bahaya meteor yang masuk ke bumi. Saat melewati atmosfer, meteor akan meledak dan tidak akan membahayakan bumi karena sudah berupa puing-puing bahkan tak berbekas. Penelitian terbaru juga menegaskan kembali hal ini. Bahkan, penelitian tersebut menjelaskan lebih rinci mengapa …
Selengkapnya »Ini Kata Ustadz Abdul Somad Terkait Penolakan di Hongkong
Jakarta, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia serta Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu Indonesia,Lalu Muhammad Iqbal, mengungkapkan, pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong sudah melakukan komunikasi dan meminta klarifikasi kepada Imigrasi Hong Kong saat mendengar penolakan Ustadz Abdul Somad oleh otoritas pemerintah Hong Kong yang terjadi Sabtu (23/12) …
Selengkapnya »Negara yang Pro, Kontra dan Abstain Terhadap Resolusi PBB Terkait Status Yerusalem
Jenewa, PBB dalam pemungutan suara telah memilih untuk mendukung resolusi yang telah dikeluarkan terkait status Yerusalem. Pemungutan suara ini menyatakan pengakuan sepihak AS atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel telah batal demi hukum. Dalam sidang darurat Majelis Umum pada Kamis (21/12), 128 negara memilih untuk mendukung resolusi itu. Resolusi ini …
Selengkapnya »Setelah Divonis 8 Tahun, Hakim Berikan Status Baru Untuk Andi Narogong
Jakarta, Andi Agustinus alias Andi Narogong mendapatkan status justice collaborator (JC) dari majelis hakim. Terdakwa kasus korupsi proyek e-KTP itu dianggap membantu proses penyidikan perkara tersebut. “Menimbang bahwa terdakwa berdasarkan keputusan pimpinan KPK sebagai justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama,” ujar hakim saat membacakan pertimbangan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jalan …
Selengkapnya »Ancaman Trump Kepada Negara Pendukung Palestina, Haruskah Kita Takut?
Jakarta, Indonesia tidak perlu takut dengan ancaman Amerika Serikat (AS) yang akan mencabut bantuan luar negerinya, bagi negara yang mempersoalkan pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Anggota Dewan Kehormatan (Wanhor) PAN, Dradjad Wibowo mengatakan Kamis ini waktu New York, Majelis Umum (MU) PBB akan mengadakan sidang khusus menyikapi …
Selengkapnya »KLB Difteri, Jumlah Kasus Sangat Mencengangkan
Serang, Jumlah kasus difteri dari hari ke hari terus meningkat. Hari ini saja tercatat sebanyak 142 orang terserang bakteri Corynebacterium di Provinsi Banten selama tahun 2017. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten 142 kasus tersebar di 8 Kabupaten/Kota. Kabupaten Tangerang menjadi daerah terbanyak dengan 40 kasus, Kota Tangerang 27 …
Selengkapnya »Ilmuwan Ciptakan Tanaman Bercahaya yang Dapat Gantikan Lampu
Para ilmuwan telah menciptakan tanaman bercahaya menggunakan nanopartikel yang ada di dalam daun. Ini memungkinan pohon untuk memancarkan cahaya dan menggantikan fungsi lampu jalan. Para ahli di Massachusetts Institute of Technology (MIT) berharap, penemuan mereka ini bisa menggantikan sumber cahaya tradisional dengan yang lebih ‘mandiri’. “Visinya adalah membuat tanaman yang …
Selengkapnya »Awal 2018 On, Begini Cara Kerja Mesin Sensor Internet Canggih Kemenkominfo
Konten negatif yang beredar di internet kian membuat resah masyarakat. Pornografi, berita bohong, ujaran kebencian, penipuan, perjudian hanya segelintir dari banyaknya konten negatif yang beredar di jagat maya. Hal itu membuat Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengambil tindakan. Perangkat canggih yang diklaim dapat mengurangi peredaran konten negatif pun dibuat. Pengadaan …
Selengkapnya »Usai Putusan MK, DPR Akan Rombak Pasal Zina dan LGBT di RKUHP
Jakarta, Anggota Panitia Kerja Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Arsul Sani tak menampik mengenai rencana perluasan delik sejumlah pasal yang berkaitan dengan tindak pidana asusila dalam pembahasan Rancangan KUHP di DPR. Dengan demikian, upaya tersebut berpotensi memperluas penafsiran tentang delik atau perbuatan asusila yang dapat dijerat hukum karena dianggap …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!