Friday , September 18 2026
Beranda / Berita / Ini Kata Ustadz Abdul Somad Terkait Penolakan di Hongkong
deras.co.id
Ustadz Abdul Somad

Ini Kata Ustadz Abdul Somad Terkait Penolakan di Hongkong

Jakarta, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia serta Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kemlu Indonesia,Lalu Muhammad Iqbal, mengungkapkan, pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong sudah melakukan komunikasi dan meminta klarifikasi kepada Imigrasi Hong Kong saat mendengar penolakan Ustadz Abdul Somad oleh otoritas pemerintah Hong Kong yang terjadi Sabtu (23/12) kemarin.

“Ketika Ustadz Somad diinterogasi oleh Imigrasi Bandara Hong Kong, KJRI memperoleh info dari seorang rekan Ustadz Somad. Mendapatkan info tersebut, KJRI segera berkomunikasi dan meminta klarifikasi kepada pihak Imigrasi,” ungkap Iqbal saat dikonfirmasi, Ahad (24/12).

Saat itu, sambung Iqbal, Konjen RI untuk Hong Kong segera memerintahkan staf KJRI untuk memberikan pendampingan kekonsuleran. Namun, proses berlangsung sangat cepat, sekitar 1 jam, dan Ustadz Somad diterbangkan kembali dengan pesawat yang sama.

“Sehingga, KJRI belum sempat memberikan pendampingan kekonsuleran,” ucapnya.

Iqbal menjelaskan pada intinya, walaupun keputusan mengizinkan atau menolak seseorang adalah keputusan berdaulat suatu negara, namun perwakilan RI akan berusaha memberikan perlindungan yang sama kepada semua warga negara. “Sejauh situasinya memungkinkan,” ujar Iqbal.

Diketahui, ulama sekaligus dai kondang Ustadz Abdul Somad kembali mengalami penolakaan saat hendak berdakwah. Setelah beberapa kali sempat mengalami penolakan oleh sekelompok oknum ormas di Bali, kali ini ulama lulusan Mesir dan Maroko itu harus membatalkan ceramahnya di Hong Kong.

Melalui akun Facebook pribadinya, Ustadz Abdul Somad menceritakan bahwa dia sampai di Hong Kong pada Sabtu (23/12) sore. Baru turun dari pintu pesawat saat masih di bandara, sejumlah orang yang tidak berseragam mengadang dan menariknya secara terpisah.

Saat itu, Ustadz Abdul Somad juga bersama dua rekannya yang juga ditarik oleh sejumlah orang tersebut. Terkait peristiwa itu, Ustadz Abdul Somad mengaku hanya bisa berusaha dan berdoa.

“Ada hikmah di balik itu semua. Kepada sahabat-sahabat panitia jangan pernah berhenti menebar kebaikan di jalan dakwah. Mohon maaf tidak terhingga buat sahabat-sahabat pahlawan devisa negara di Hong Kong,” tulis Ustadz Abdul Somad.

Sumber: republika.co.id

Baca Juga

deras.co.id

RDP dengan Komisi II DPR RI, Wagub Surya Paparkan Strategi Optimalisasi Aset dan BUMD untuk Dongkrak PAD Sumut

DERAS.CO.ID – JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat penataan, pengamanan, dan optimalisasi …