Pada 2021 mendatang, PT Pertamina (Persero) akan mengelola Blok Rokan, Riau yang selama ini digarap oleh PT Chevron Pasific Indonesia. Dalam pengelolaanya, Chevron menggunakan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR). Pakar Geologi Rovicky Dwi Putrohari mengatakan, dalam menerapkan teknologi EOR di Blok Rokan, setidaknya Pertamina harus mempergunakan dua metode, yaitu waterflooding …
Selengkapnya »Menko Perekonomian Ungkap Adanya Kebocoran Devisa Negara?
Jakarta, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution memberi klarifikasi terkait ucapan ekonomi Indonesia bocor. Hal itu terkait, tidak masuknya devisa hasil ekspor (DHE) ke sistem keuangan. “Saya kemarin menjelaskan, kalau kita mengekspor itu akan menjadi semacam tambahan tenaga yang signifikan untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi. Tapi, kalau devisanya nggak masuk, ya nggak …
Selengkapnya »Blok Rokan, Ladang Minyak Terbesar RI Akhirnya Direbut Pertamina
Jakarta, Pengelolaan Blok Rokan diserahkan ke PT Pertamina (Persero). Kontrak Blok Rokan sendiri akan berakhir pada 2021 mendatang. Sekitar 47 tahun sejak 1971 perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu mengelola blok migas yang katanya terbesar di Asia Tenggara. Ladang minyak terbesar di Indonesia ini sebelumnya menjadi rebutan PT Chevron Pacific Indonesia dan PT Pertamina (Persero). Pemerintah pun memutuskan …
Selengkapnya »Menkeu: Setiap Dollar Naik, Pendapatan Kita Masih Surplus
Jakarta, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan setiap rupiah mengalami perlemahan sebesar Rp 100 dari asumsi kurs dalam APBN 2018, pemerintah mendapatkan tambahan penerimaan sebesar Rp1,7 triliun. Hal ini bisa memberi kompensasi atas membengkaknya belanja subsidi. “Setiap dolar mengalami kenaikan, kita masih surplus. Pos pendapatan lebih besar dari belanjanya. Untuk Rp …
Selengkapnya »Cara PT. Inalum Tanggung Biaya Divestasi Freeport
Jakarta, PT. Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) sepenuhnya akan membiayai divestasi saham Freeport Indonesia dengan memakai pinjaman. Inalum mencari pinjaman dana luar dengan bunga yang murah. “Kita cari bunga yang murah,” ujar Direktur Keuangan Inalum, Orias Petrus Moerdak di Gedung DPR RI, Senin (23/7). Orias menjelaskan, saat ini pihaknya sudah memulai …
Selengkapnya »Dollar Melejit Rp. 14.500, Menko Darmin: Nggak Bahaya
Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS belum mengkhawatirkan. Hal itu ia sampaikan kendati kurs rupiah sempat menembus level Rp 14.500 per dolar AS pada Jumat (20/7) lalu. “Jadi jangan menganggap kurs itu kalau masih perubahan Rp 50, Rp 100 itu bahaya. Nggak ada …
Selengkapnya »Menteri ESDM: Secara Hukum HoA Itu Tidak Pernah Mengikat
Jakarta, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, mengakui transaksi aksi korporasi sistem head of agreement (HoA) dalam pembelian Freeport bukan merupakan kesepakatan mengikat. Jonan mengatakan, HoA dibuat hanya untuk menyamakan persepsi terkait transaksi. Namun, kata dia, melalui HoA itulah tata cara transaksi, jumlah transaksi, dan mekanisme transaksi disatukan persepsi. “Kalau …
Selengkapnya »Gempar, Ali Mochtar Ngabalin Ditunjuk Jadi Komisaris BUMN AP I, Ini Katanya. . .
Jakarta, Tenaga Ahli Utama Deputi IV KSP Ali Mochtar Ngabalin masuk dalam daftar komisaris PT Angkasa Pura (AP) I (Persero). Ngabalin mengucapkan terima kasih karena dipercayai menjadi salah satu komisaris. “Bahwa kita dipilih menjadi salah satu orang kepercayaan sebagai anggota komisaris AP I. Itu saja yang bisa abang sampaikan,” kata …
Selengkapnya »Utang Pemerintah Kian Wah, Bagaimana Ekonomi Indonesia?
Jakarta, Bank Indonesia (BI) mencatatkan pertumbuhan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia melambat pada akhir Mei 2018. ULN Indonesia pada akhir Mei 2018 tercatat sebesar 358,6 miliar dolar AS. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Agusman, menjelaskan, ULN tersebut terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar 182,5 miliar dolar AS dan utang …
Selengkapnya »Harga Telur Ayam Tinggi Melejit, Rakyat Kian Menjerit, Mendag Berkelit
Jakarta, Harga telur ayam di berbagai pasar tradisional di Tanah Air terus meningkat melampaui harga acuan pemerintah. Tren tersebut terjadi selepas Idul Fitri 1439 Hijriyah/2018 M. Keterbatasan stok hingga harga pakan yang mahal dituding menjadi penyebab di balik fenomena tersebut. Di Jakarta, Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) mencatat …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!