Paris, Danone akan memangkas sebanyak 2.000 pekerja, termasuk di kantor pusat globalnya. Produsen makanan minuman multinasional ini berusaha menghidupkan kembali profitabilitas, setelah terkena dampak pandemi Covid-19 lebih keras dibandingkan pesaing lainnya. Perusahaan itu mengatakan, pihaknya sedang mempertimbangkan memindahkan kantor pusat global supaya berbagai bisnisnya lebih dekat ke basis operasi di …
Selengkapnya »RI Resmi Resesi, BPS Ungkap Jumlah Pengangguran Semakin Tinggi
Indonesia yang resmi mengalami resesi pada kuartal III tahun ini akibat wabah pandemi Covid-19, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengangguran semakin bertambah dengan naik 2,67 juta orang menjadi 9,77 juta orang. Kepala BPS Suhariyanto memaparkan, jumlah penduduk usia kerja pada Agustus 2020 naik 2,78 juta menjadi 203,97 juta dibandingkan Agustus …
Selengkapnya »‘Typo’ Pada UU Ciptaker, Relawan Jokowi: Lebih Baik Mundur Daripada Bikin Malu Istana
Ketua Relawan Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer menilai, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno harus tanggung jawab atas typo atau kesalahan redaksional pada Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta kerja(Ciptaker). Menurut dia, typo itu bukan sekadar kesalahan penulisan. “Ini memalukan buat Istana karena terjadi lagi. Sejatinya Sekretaris Negara adalah wajah presiden. …
Selengkapnya »UMP 2021 Tak Naik, Gubsu Edy Rahmayadi: UMP 2021 Rp 2,5 Juta
Medan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi tidak menaikkan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2021. Keputusan itu dilakukan mengikuti surat edaran Menteri Ketenagakerjaan. “Nggak ada (naik), kita mengikuti surat edaran Menteri Tenaga Kerja. Tetap kita buat,” kata Plt Kepala Dinas (Kadis) Ketenagakerjaan Sumut, Harianto Butarbutar, saat dimintai konfirmasi, Senin (2/11/2020). …
Selengkapnya »Bank Dunia Ungkap RI Peringkat 6 Dengan ULN Terbesar, Jumlahnya Ampuun!
Washington, Bank Dunia memasukkan Indonesia sebagai 10 besar negara berpendapatan rendah dan menengah yang memiliki utang luar negeri terbesar pada tahun lalu. Besarannya mencapai 402,08 miliar dolar AS atau sekitar Rp 5.900 triliun dengan nilai tukar Rp 14.732 per dolar AS. Data yang dipublikasikan Bank Dunia dalam laporan Statistik Utang …
Selengkapnya »UU Omnibus Law Se-Indonesia Gaduh, Demo Mahasiswa-Buruh Berujung Ricuh
Jakarta, Pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja berujung demo mahasiswa-buruh di jalan. Aksi itu bahkan berakhir ricuh di sejumlah daerah, mulai dari Bandung hingga Lampung. UU Cipta Kerja yang diprotes mulai dari isi pasal-pasalnya, sampai dalam proses pengesahan yang terkesan dikebut. Apalagi, pengesahan UU Cipta Kerja ini digelar di tengah …
Selengkapnya »Ngeri, Ini 13 Alasan Kenapa UU Omnibus Law Ciptaker Harus Dibatalkan
Jakarta, Pakar Hukum asal Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar mengatakan pernyataannya Ketua DPR, Puan Maharani yang menyebut bagi masyarakat yang tidak puas atas disahkannya RUU Cipta kerja menjadi UU bisa mengajukan judicial review ke MK hiperbolik. “MK sudah mereka beri kue fasilitas perpanjangan jabatan dan umur pensiun yang panjang,” ujar …
Selengkapnya »Menko Perekonomian Klaim 6 Manfaat UU Omnibus Law Bagi Pekerja
Jakarta, UU Omnibus Law Cipta Kerja telah resmi disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) lewat Sidang Paripurna yang dilakukan sore kemarin. Pengesahan UU Cipta Kerja tetap tancap gas meskipun penolakan dan protes lantang disuarakan oleh masyarakat. Dalam sidang paripurna, pemerintah yang diwakili Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan sederet manfaat UU …
Selengkapnya »RUU Omnibus Law ‘Gol’, Buruh Siap Mogok Nasional, Menaker Membujuk
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memberikan pernyataan terkait Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang baru saja disahkan. Ia menyebut, Sejak awal 2020 pihaknya sudah mulai berdialog tentang RUU Cipta Kerja, baik secara formal melalui lembaga Tripartit, maupun secara informal. “Kepada teman-teman serikat pekerja dan serikat buruh, Aspirasi kalian sudah kami dengar …
Selengkapnya »Bank Dunia Sebut RI Belum Bisa Kendalikan Corona, Ekonomi Kian Terpuruk
Bank Dunia mencatat, Indonesia menjadi satu dari dua negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik yang masih harus menghadapi tingginya prospek ketidakpastian. Indonesia dinilai belum berhasil mengendalikan pandemi Covid-19. Selain Indonesia, Bank Dunia juga menunjuk Filipina mengalami kondisi serupa. Catatan itu disampaikan Bank Dunia dalam Laporan Ekonomi Bank Dunia untuk …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!