Jenewa, Sebuah perusahaan Swiss dilaporkan telah mengekspor zat kimia yang dapat digunakan untuk menghasilkan gas sarin yang mematikan ke Suriah pada 2014. Menurut laporan Swiss Radio dan stasiun Televisi RTS pada Rabu (25/4), sebuah perusahaan Swiss mengekspor lima metrik ton isopropanol kimia ke Suriah di tahun itu. Pada Mei 2014, …
Selengkapnya »Dalam 25 Tahun, 12,5 Juta Muslim Syahid Akibat Perang, Kerugiannya Hampir Sama Dengan Perang Dunia
Istanbul, Sekitar 12,5 juta nyawa Muslim melayang akibat peperangan selama 25 tahun terakhir, demikian menurut seorang cendekiawan Turki Sabtu (21/04). Saat berbicara dalam konferensi di Istanbul, Refik Turan, Ketua Masyarakat Sejarah Turki, mengatakan bahwa sepanjang sejarah, manusia berjuang dan berperang adalah fakta kehidupan yang tak terelakkan. “Biasanya perang ada di …
Selengkapnya »Menlu RI Bertemu 3 Duta Besar, Ini Isi Pertemuannya. . .
Jakarta, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph Donovan, Duta Besar Inggris Moazzam Malik, dan Duta Besar Prancis Jean Charles Berthonnet di gedung Kemlu di Jakarta, Kamis (19/4). Pertemuan ini secara khusus dimaksudkan untuk membahas krisis Suriah. “Kami baru saja melakukan …
Selengkapnya »Tentara Myanmar Tebukti Bantai Rakyat Rohingya Dibui 10 Tahun
Yangon, Sebanyak tujuh tentara Myanmar telah dijatuhi hukuman 10 tahun penjara dan harus melakukan kerja paksa di daerah terpencil. Mereka terbukti berpartisipasi dalam aksi pembantaian 10 pria Muslim Rohingya di sebuah desa di Negara Bagian Rakhine pada September lalu. “Tujuh tentara itu telah ditindak karena berkontribusi dan berpartisipasi dalam aksi …
Selengkapnya »Direktur Masjid Al-Aqsha: 542 Lebih ekstrimis Yahudi Serbu Komplek Masjid Al-Aqsha
Yerusalem, Ratusan ekstrimis Yahudi menyerbu masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsha di Yerusalem Timur, Rabu (03/04), demikian menurut seorang pejabat Palestina. “Lebih dari 542 ekstremis Yahudi menyerbu kompleks [Al-Aqsha] itu sejak pagi,” ujar Direktur Masjid Al-Aqsa, Sheikh Omar Kiswani, dikutip dari Anadolu. Sheikh Kiswani mengatakan para ekstrimis Yahudi menerobos masuk ke …
Selengkapnya »Ghouta, Benteng Terakhir Umat Islam, 5 Tahun Dikepung, Ribuan Syahid, Ratusan Ribu Telah Dievakuasi
Washington, Sekitar 130.000 orang dikabarkan telah meninggalkan wilayah Ghouta Timur di pinggiran ibukota Damaskus selama rentetan serangan rezim Assad disana yang berlangsung beberapa pekan, demikian pernyataan PBB, Senin (02/04). Juru bicara PBB, Stephane Dujarric mengatakan bahwa PBB dan mitra-mitranya bekerja untuk meringankan krisis kemanusiaan yang disebabkan oleh serangan terhadap Ghouta Timur, …
Selengkapnya »Hamas Desak Liga Arab Seret Israel Ke Pengadilan Kriminal Internasional
Gaza, Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh baru-baru ini menyerukan Liga Arab untuk menuntut Israel di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Seruan Pemimpin Hamas ini disampaikan saat terjadinya komunikasi melalui sambungan telepon antara Ismael Haniyeh dengan Sekretaris Jenderal Liga Arab yang berbasis di Kairo, Ahmed Abul-Gheit, pada Senin (02/04) lalu. Pembicaraan keduanya …
Selengkapnya »PBB Gelar Rapat Darurat Bahas Situasi Perbatasan Gaza-Israel
New York, Dewan Keamanan PBB akan menggelar pertemuan darurat guna membahas eskalasi di perbatasan Gaza-Israel. Sebanyak 15 warga Palestina dilaporkan tewas akibat terlibat bentrokan dengan pasukan keamanan Israel di wilayah tersebut. Dilaporkan laman Anadolu, pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB ini diusulkan oleh Kuwait. Pertemuan ini dijadwalkan akan dilaksanakan Jumat (30/1) …
Selengkapnya »Perbatasan Gaza Dikepung Oleh 100 Sniper Militer Israel
Jerusalem, Militer Israel mengaku telah menugaskan lebih dari 100 penembak jitu di perbatasan Gaza menjelang demonstrasi massal warga Palestina di wilayah tersebut, kata seorang jenderal Israel dalam wawancara yang disiarkan pada Rabu (28/3). Para pemimpin demonstran berharap ribuan orang akan berkumpul di Gaza, mulai Jumat (30/3), untuk berkemah di lima lokasi sepanjang perbatasan …
Selengkapnya »Fenomena Susah Cari Kerja Terjadi Di Australia
Canberra -Sudah enam bulan Taasha Goldbach menganggur. Ia mengatakan bukan karena ia tidak mau mencoba mencari pekerjaan. Tapi menurutnya, sejak lulus sekolah menengah di tahun 2014, kebanyakan lamaran pekerjaan yang ia masukkan diabaikan oleh banyak perusahaan. “Setelah melamar kerja, biasanya saya tidak mendengar kabar apa-apa. Sebagian memberikan jawaban email secara otomatis, …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!