Pemerintah Myanmar sengaja mengondisikan masyarakat Rohingya agar menderita dan pindah ke negara lain. Warga Rohingya dibiarkan hidup kelaparan. Ini menurut pernyataan Amnesty International beberapa hari lalu. Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) tersebut menyatakan, pemusnahan etnis terus berlanjut terhadap orang Rohingya. Hampir 690.000 orang di antaranya telah meninggalkan Myanmar sejak negara …
Selengkapnya »Warga Etnis Rohingya Dibantai dan Dikubur di 5 Kuburan Massal
Warga Rohingya yang dibantai oleh militer Myanmar dimakamkan di lima kuburan massal. Ini menurut laporan sebuah penyelidikan eksklusif oleh kantor berita AP. Laporan tersebut diumumkan pada Kamis, (1/2), termasuk kesaksian dari puluhan korban selamat dan kerabat korban. Diperkirakan ada sekitar 400 penduduk Rohingya yang dianiaya dan dibunuh oleh tentara Myanmar. …
Selengkapnya »Uang Hasil Pemberantasan Korupsi Arab Saudi Sangat Mencengangkan
Pemberantasan korupsi yang dilakukan secara masif oleh putera mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammad bin Salman berbuah hasil yang signifikan. Di tengah ancaman kebangkrutan, mereka berhasil meraup US$106,7 miliar, atau senilai Rp1.419 triliun. Diberitakan oleh Al Jazeera, Jaksa Agung Saudi Sheikh Saud al-Mojeb dalam pernyataannya mengumumkan angka tersebut. Menurut Sheikh Saud …
Selengkapnya »Kehidupan Pendidikan Warga Palestina Di Bawah Tekanan Zionis
Rakyat Palestina yang ada di bawah tekanan dan penjajahan Israel hidup penuh kesulitan serta keterbatasan. Di samping itu, banyak persoalan yang menghambat kemajuan pendidikan di Palestina. Chairman of the Board of Trustees Islamic University of Gaza atau Ketua Senat Universitas Islam Gaza (IUG), Prof Nasreddin El Mezaini menceritakan, sebelum tahun …
Selengkapnya »Indonesia Kirim 10 Ton Bantuan Untuk Rohingya
Jakarta, Indonesia kembali mengirimkan bantuan kemanusian untuk masyarakat Rohingya yang ada di Cox’s Bazar, Bangladesh. Bantuan yang dikirim menggunakan pesawat Hercules dilepas langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (24/1). Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo …
Selengkapnya »Repatriasi Warga Rohingya Memakan Waktu 2 Tahun
DHAKA, Bangladesh akan menyelesaikan proses pemulangan ratusan ribu Muslim Rohingya ke Myanmar dalam waktu dua tahun. Para pengungsi itu meninggalkan Myanmar setelah operasi militer brutal. Bangladesh dan Myanmar telah membuat kesepakatan untuk pemulangan pengungsi ke negara asalnya. Rencana repatriasi itu ditanggapi penuh kekhawatiran oleh sejumlah lembaga yang mempertanyakan keamanan, mata …
Selengkapnya »Akademisi Turki Ungkap Nabi Nuh Gunakan Hp Untuk Hubungi Anaknya
Seorang akademisi Turki mengklaim bahwa Nabi Nuh memanggil anaknya melalui telepon genggam sesaat sebelum terjadi banjir besar yang terkenal dan menjadi kisah yang disampaikan di dalam Alquran dan kitab Perjanjian Lama. Berbicara di saluran televisi TRT 1 pada 6 Januari, Yavuz Örnek, seorang dosen di Fakultas Ilmu Pengetahuan Kelautan Universitas …
Selengkapnya »Total 3700 Orang Ditangkap Selama Demonstrasi Di Iran
Teheran, Sebanyak 3.700 orang telah ditangkap oleh pihak berwenang di sejumlah kota di Iran selama gelombang demonstrasi antipemerintah. Demonstrasi yang berlangsung selama sepekan itu turut diwarnai dengan kerusuhan. Jumlah penangkapan ini diungkap oleh seorang anggota parlemen Tehran, Mahmoud Sadeghi, melalui kantor berita ICANA yang dikelola negara, pada Selasa (9/1). Angka …
Selengkapnya »Arab Saudi Bersalju, Tanda Apakah Ini?
Tabuk, Salju turun di wilayah sekitar Tabuk, Arab Saudi sepanjang malam pekan lalu. Namun, setelah matahari terbit, salju menghilang. Dilansir Arab News, Ahad (7/1), salju awalnya muncul di sekitar pegunungan Al-Lawz kota Haql yang disertai rintik hujan ringan. Salju yang mereka sebut ‘tamu putih’ itu juga jatuh di Tabuk pada …
Selengkapnya »Erdogan Sebut Kekayaan Alam Membuat Amerika dan Israel Mencampuri Urusan Iran
Istanbul, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuduh Amerika Serikat (AS) dan Israel mencampuri urusan dalam negeri Iran, Pakistan, dan negara-negara Muslim lainnya demi merebut merebut sumber daya alam mereka. ”Kami tidak dapat menerima bahwa beberapa negara—terutama AS dan Israel—campur tangan dalam urusan internal Iran dan Pakistan,” kata Erdogan kepada wartawan …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!