Lebih dari sembilan juta tamatan SMA di Cina menempuh ujian nasional untuk masuk ke universitas atau Gaokao. Hasil ujian ini akan menentukan universitas yang akan menerima mereka, yang kelak akan menentukan masa depan, sehingga para peserta ujian berada dalam tekanan berat.
Dan untuk pertama kalinya pula, para peserta yang ketangkap melakukan kecurangan atau menyontek diancam hukuman penjara.Gaokao menjadi titik penting dalam sistem pendidikan di China sejak tahun 1950-an dan hanya terhenti pada masa Revolusi Kebudayaan di bawah pimpinan Mao Zedong.


Hotel-hotel di Beijing, misalnya, ada yang menawarkan paket menginap selama ujian dengan tarif 2.000 yuan atau Rp. 4 juta per malam dan harus dipesan dari awal karena sering sudah penuh pada masa Gaokao.
Yang tak kalah pentingnya adalah pengawasan karena di masa lalu ditemukan beberapa kasus kecurangan sejalan dengan kemajuan teknologi. Ruang ujian kini diawasi ketat dengan kemera pengawas sementara pemeriksaan dilakukan atas para peserta untuk memastikan tidak ada alat pendengar atau jam tangan tersembunyi maupun pemeriksaan atas sepatu dan baju, yang mungkin saja dilengkapi dengan peralatan tertentu.

(Sumber: baguskali.com)
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!