Friday , October 23 2026
Beranda / Berita / Jusuf Kalla: Semestinya Paslon Paparkan Langsung Visi-Misi
deras.co.id
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto : Fajar GM/viva.co.id)

Jusuf Kalla: Semestinya Paslon Paparkan Langsung Visi-Misi

W

akil Presiden Jusuf Kalla menyarankan setiap pasangan calon presiden dan wakil presiden memaparkan sendiri visi dan misi mereka, tanpa difasilitasi Komisi Pemilihan Umum.

“Semestinya seperti itu (dipaparkan langsung pasangan capres-cawapres), karena itu kan harus dipertanggungjawabkan,” ujar JK di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019.

Menurut JK, visi dan misi merupakan hal utama yang ditawarkan setiap paslon kepada rakyat Indonesia. Dengan demikian, pemaparannya juga harus dilakukan langsung mereka, bukan oleh tim pemenangan. “Tidak pernah, kan, visi-misi dari tim sukses A dan B.”

KPU menepis tudingan sebagian kalangan bahwa lembaga penyelenggara pemilu itu membatalkan rencana penyampaian visi dan misi dua pasang calon presiden dan wakil presiden sebelum forum debat.

Hal yang terjadi sebenarnya, kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam forum Indonesia Lawyers Club tvOne pada Selasa malam, 8 Januari 2019, justru tim pemenangan masing-masing pasangan kandidatlah yang mengurungkan rencana itu.

Baca juga: Kenapa Mantan Pimpinan KPK Ditolak Sebagai Panelis? Ini Pendapat Pengamat

Wahyu menceritakan, gagasan tentang penyampaian visi dan misi sebelum forum debat itu diusulkan dalam satu satu rapat antara KPU dengan perwakilan tim pemenangan masing-masing pasangan calon. Ide itu diusulkan oleh masing-masing tim dan KPU bersedia memfasilitasi meski sebenarnya bukan agenda resmi pemilu.

Namun, setelah gagasan itu disepakati, Wahyu mengklaim, masing-masing tim pemenangan malah menyatakan seolah hendak mengurungkan rencana itu. Mereka bilang akan menggelar sendiri penyampaian visi dan misi, tanpa difasilitasi KPU.

“Kami agak heran kenapa informasi yang beredar simpang-siur, seolah KPU yang membatalkan. Padahal, TKN [Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin] dan BPN [Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno] akan menyampakan visi-misi tanpa difasilitasi KPU,” kata Wahyu.

KPU sesungguhnya tak sedikit pun berkeberatan dengan usul penyampaian visi dan misi itu, meski tak masuk dalam agenda atau rangkaian pemilu presiden. “Penyampaian visi-misi itu sunah; yang wajib adalah debatnya.” Tetapi masing-masing tim pemenangan masing-masing pasang calonlah yang justru mengurungkan niat mereka.

Sumber: viva.co.id

 

Baca Juga

INALUM Raih Dua Penghargaan ISDA 2026 lewat Program Pemberdayaan Masyarakat

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) melalui INALUM ISP meraih dua penghargaan Gold dalam ajang Indonesian …