Friday , October 23 2026
Beranda / Berita / Pose Satu Jari Saat IMF-World Bank, Bawaslu ‘Hadiahi’ 28 Pertanyaan Untuk Menkeu
deras.co.id
Pose satu jari Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menkeu Sri Mulyani saat upacara penutupan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia menimbulkan polemik. (Foto:Sindo)

Pose Satu Jari Saat IMF-World Bank, Bawaslu ‘Hadiahi’ 28 Pertanyaan Untuk Menkeu

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, diperiksa Badan Pengawas Pemilu untuk mengklarifikasi laporan foto pose satu jari dalam forum pertemuan IMF-World Bank di Bali pada 14 Oktober 2018.

Sri Mulyani irit bicara setelah pemeriksaan selama lebih dua jam itu di kantor Bawaslu di Jakarta pada Jumat 2 November 2018. Dia mengaku ditanya mengenai penjelasan kejadian pada saat konferensi pers dalam forum itu.

Dia enggan menjelaskan apa lagi yang disampaikan kepada Bawaslu tentang foto pose satu jari di acara IMF-World Bank di Bali. “Ya, tanyakan ke Bawaslu ya,” ujar Sri sambil berjalan menuju mobil dinasnya.

Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo mengungkapkan, selama dua jam lebih pimpinan Bawaslu menanyakan 28 pertanyaan kepada Sri Mulyani.

Baca juga: Kampanye Satu Jari Di Forum World Bank-IMF Menuai Kritikan Netizen

“Kami siapkan 28 pertanyaan seputar isi laporan, yang disampaikan pelapor berkaitan kegiatan Annual Meeting IMF-World Bank di Bali, diduga oleh pelapor ada dugaan pelanggaran pemilu,” ujar Ratna.

Sesuai laporan, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan diduga melanggar tiga pasal Undang Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Laporan disebutkan dugaan pelanggaran terhadap pasal  282, 283, dan 457. Tindakan pejabat negara yang menguntungkan atau merugikan pasangan calon tertentu pada masa kampanye.

Mengenai hasil klarifikasi Sri Mulyani dan Luhut Binsar Panjaitan, apakah Bawaslu sudah bisa menyimpulkan ada pelanggaran kampanye pemilu atau tidak, Ratna belum bersedia mengungkapkan.

Ratna memastikan keputusan Bawaslu disampaikan pekan depan, apakah pose satu jari Luhut dan Sri Mulyani di acara IMF-World Bank merupakan pelanggaran kampanye pemilu atau bukan.

Sumber: viva.co.id

 

Baca Juga

INALUM Raih Dua Penghargaan ISDA 2026 lewat Program Pemberdayaan Masyarakat

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) melalui INALUM ISP meraih dua penghargaan Gold dalam ajang Indonesian …