Jakarta, Terkait wacana kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke tanah air pada Rabu (21/2/2018), Mabes Polri menggelar rapat, Senin (19/2) lalu. Berdasarkan telegram undangan rapat yang beredar, rapat tersebut akan dilangsungkan melalui konferensi video yang melibatkan para Kapolda serta dihadiri seluruh pejabat utama Mabes Polri. …
Selengkapnya »Kapolri Minta Jenderal dan Perwira yang Ikut Pilkada Mundur
Jakarta, Tiga jenderal dari Polri ikut dalam pertarungan di Pilkada 2018. Ketiga jenderal tersebut yakni Irjen Pol Murad Ismail, Irjen Pol Safaruddin dan Irjen Pol Anton Charliyan. Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, tiga perwira tinggi (pati) ini sudah mengajukan surat pengunduran diri. Prosedur pengunduran diri ini masih dalam proses …
Selengkapnya »2 Metode Kerja Densus Tipikor yang Ditawarkan Kapolri
Jakarta, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menawarkan dua metode kerja Detasemen Khsusus Tindak Pidana Korupsi, sehingga kerja pemberantasan korupsi yang dilakukan bisa efektif dan efisien. “Pertama, dibentuk satu atap dengan Jaksa Penuntut Umum sehingga kepemimpinannya bukan dari Polri, namun kami usulkan satu perwira tinggi bintang dua Kepolisian, satu dari Kejaksaan, dan …
Selengkapnya »Pembentukan Densus Antikorupsi Polri, Akankah Efektif?
Jakarta, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pembentukan Densus Antikorupsi membutuhkan dana besar. “Totalnya adalah Rp 2,6 triliun,” kata Tito dalam rapat kerja dengan Komisi III di gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/10/2017). Dana sebesar itu, kata Tito, akan dibagi untuk beberapa keperluan. Yang pertama, tutur Tito, Rp 786 miliar untuk belanja pegawai. …
Selengkapnya »Wah wah wah. . . Kapolda DKI Resmi Diganti
Jakarta, Kapolri Jenderal Tito Karnavian melakukan rotasi jabatan salah satunya mengganti jabatan Kapolda Metro Jaya dari Irjen Pol M Iriawan kini diganti oleh Irjen Pol Idham Azis. Tim Advokasi GNPF MUI, Kapitra Ampera mengatakan, merupakan suatu hal wajar adanya rotasi jabatan di Korps Bhayangkara itu. “Saya pikir bagus ya. Berarti …
Selengkapnya »Pemerintah Bubarkan HTI, Ini Alasannya
Jakarta, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyatakan pemerintah membubarkan ormas Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI. Wiranto menjelaskan setidaknya ada lima alasan mengapa ormas itu perlu dibubarkan. “Pertama, sebagai ormas berbadan hukum HTI tidak melaksanakan peran positif untuk mengambil bagian dalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional,” kata Wiranto …
Selengkapnya »Penembakan Mobil Oleh Polisi, Kapolri : Saya Menyesalkan Peristiwa Itu
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyesalkan penembakan yang dilakukan anggotanya terhadap mobil berisi enam penumpang di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Tito mengakui dari informasi yang diterima, petugas polisi melakukan penembakan karena saat dihentikan, pengendara mobil justru terus jalan dan nyaris menabrak petugas. “Ya, saya menyesalkan peristiwa itu karena informasi yang …
Selengkapnya »GNPF-MUI Tagih Janji Kapolri
Jakarta, Kuasa hukum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Kapitra Ampera mempertanyakan janji Kapolri yang akan memberhentikan proses hukum kasus yang menimpa Ketua Umum GNPF-MUI, Ustadz Bachtiar Nasir hingga kini masih belum teralisasi. “Sampai hari ini belum ada. Belum ada kasus yang dihentikan dan (masih) diproses sebagaimana mestinya,” …
Selengkapnya »Dana Umat Dipidanakan, Dana Teman Ahok Dibiarkan, Wakil Ketua MPR: Ini Kriminalisasi
Jakarta, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menilai penetapan Islahudin Akbar dan Ustadz Adnin Armas oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU), merupakan bentuk kriminalisasi. “Ini bagian dari kriminalisasi,” ujar dia di Aula Siti Zaunun Muhammad Zainul …
Selengkapnya »Kuasa Hukum GNPF: Tak Ada Kaitan Yayasan Keadilan Dengan Bukti Transfer Dana Ke Turki
Jakarta, Tuduhan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang mengatakan telah menemukan bukti transfer dana sebesar Rp 1 miliar dari Ustadz Bachtiar Nasir ke Turki, dikaitkan dengan kasus penyelewengan dana Yayasan Keadilan untuk Semua (YKUS) dibantah kuasa hukum GNPF-MUI. “Tuduhan Kapolri Tito Karnavian yang menyebut Ustadz Bachtiar Nasir telah mentransfer dana ke …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!