Amin (46) tak berusaha menyembunyikan wajah sumringahnya. Senyumnya terus mengembang, di antara kertas-kertas dan asap rokok yang mengepul dari mulutnya. Enam tahun sudah dia menunggu. Itu bukan waktu yang sebentar, apalagi diantara beratus-ratus kali dirinya diejek atau dicemooh oleh para peneliti maupun pejabat. Bahkan, anak-anak kecil pun menertawainya. Terutama ketika …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!