Sejumlah organisasi buruh direncanakan turun aksi lagi pada Senin 2 November 2020, terkait Omnibus Law Cipta Kerja yang disahkan 5 Oktober 2020. Di tempat lain, Persaudaraan Alumni 212 dan Front Pembela Islam (FPI), berunjuk rasa di Kedutaan Prancis. Polisi mengimbau agar massa Persaudaraan Alumni 212 hingga buruh, menjaga anggotanya sehingga …
Selengkapnya »Pengamat Menilai KAMI dan PA 212 Berpotensi Gabung Ke Partai Ummat
Jakarta, Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai, kehadiran Partai Ummat yang didirikan Tokoh Reformasi M. Amien Rais bisa menarik minat sejumlah tokoh dan kelompok untuk bergabung di dalamnya. Paling tidak, tokoh yang selama ini mendukung langkah politik Amien bisa ikut bergabung. “Bisa saja ada dari kelompok …
Selengkapnya »PA 212 Ajak Masyarakat Nobar Film G30S/PKI Di Rumah Masing-Masing
Setelah kegiatan nonton bareng film G30S/PKI dilarang Mabes Polri, Persaudaraan Alumni (PA) 212 tetap meminta masyarakat tetap menonton namun di rumah masing-masing. Ketua Umum PA 212 Slamet Ma’arif mengklaim tidak akan mengadakan acara nobar film G30S/PKI. Apalagi saat ini pandemi virus Corona (Covid-19) yang belum juga mereda. “Kepada seluruh rakyat …
Selengkapnya »Munas PA 212 Terbitkan 4 Amanat Khusus: Bubarkan BPIP Pulangkan Habib Rizieq
Jakarta, Persaudaraan Alumni (PA) 212 meminta pembubaran Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Permintaan ini menjadi salah satu amanat Musyawarah Nasional II PA 212, termasuk pemulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab dari Arab Saudi. Berdasarkan keterangan pers dari humas PA 212 yang dikonfirmasi oleh Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif, …
Selengkapnya »RUU HIP Harus Ditolak, Pengamat: Kelompok Aktivis Islam Semakin Menguat
Jakarta, Analis politik UIN Jakarta Adi Prayitno menganggap, aksi demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di Gedung DPR sangat ideologis dan emosional. Isu RUU HIP ini memicu menguatnya kembali kelompok aktivis Islam. “Mereka menganggap RUU ini membuka peluang bangkitnya komunisme di Indonesia karena tak mencantumkan TAP MPRS …
Selengkapnya »Tolak RUU HIP, Ormas Islam Khawatir Indonesia Akan Jadi Negara yang Tak Butuh Tuhan
Penolakan terhadap rancangan undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dari kelompok Islam terus muncul, walau mayoritas fraksi di DPR mengklaim sudah menarik diri dari pembahasannya. Ormas yang melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta, menentang RUU pada Rabu (24/06) adalah Front Pembela Islam. Protes ini dilakukan menyusul pendapat kontra …
Selengkapnya »Aksi 212 Is Back, Gelar Aksi Bertajuk ‘Berantas Mega Korupsi, Selamatkan NKRI’
Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama menggelar Aksi 212 di Istana Negara pada Jumat, 21 Februari 2020. Dalam aksi ini, mereka menyuarakan tuntutan “Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI”. Massa menggelar aksi unjuk rasa dengan tema pemberantasan korupsi di Indonesia seperti dilansir …
Selengkapnya »Prabowo Ketemu Jokowi, Amien Rais Kepada Relawan: Jangan Termakan Hoax
Jakarta, Politikus senior Partai Amanat Nasional Amien Rais akhirnya bertemu dengan eks capres 02 Prabowo Subianto. Pertemuan ini sekaligus menjawab kegelisahan Amien ihwal pertemuan Prabowo dan Joko Widodo. Amien sebelumnya bertanya-tanya soal alasan Prabowo ketemu Jokowi. Amien memang telah menerima surat dari mantan Danjen Kopassus itu. Tapi isi surat belum menjawab …
Selengkapnya »PA 212 Segera Gelar Ijtima’ Ulama III, Ini yang Akan Dibahas
Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif, membenarkan pernyataan Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis yang menyebutkan akan ada Ijtima Ulama ketiga usai Pemilu 2019. Menurut Slamet, ijtima ulama ketiga ini akan membahas mengenai evaluasi setelah Pemilu 2019. Selain itu, ijtma juga akan membahas langkah apa yang akan …
Selengkapnya »Diberhentikan Setelah Jadi Tersangka , Ini Alasan Polisi Stop Kasus Ketua PA 212
Polisi menghentikan kasus dugaan tindak pidana pemilu yang menjerat Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma’arif. Slamet sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Surakarta. “Iya dihentikan,” kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Agus Triatmaja kepada VIVA, Senin, 25 Februari 2019. Agus menjelaskan ada beberapa alasan kasus ini dihentikan. Pertama, adanya …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!