Pamor minyak kelapa belakangan ini naik kembali. Selain bikin makanan terasa enak, minyak kelapa baik untuk kesehatan kita. Apa saja manfaatnya? 1. Meningkatkan energi Kendati minyak kelapa sempat disingkirkan karena dianggap mengandung lemak jenuh, penelitian membuktikan lemak jenuh dalam minyak kelapa cenderung tidak berbahaya. Minyak jenuh dalam kelapa hanya mengandung …
Selengkapnya »Alunan Musik Flute Bikin Cokelat Hitam Terasa “Creamy”
Kandungan flavanoids (antioksidan) pada cokelat hitam dipercaya dapat memberikan banyak manfaat kesehatan. Sayangnya, tak semua orang suka rasa cokelat hitam. Cokelat dengan campuran susu umumnya lebih disukai. Penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Nestle Research Center di Lausanne, Switzerland, dan dipublikasikan dalam Journal of Proteome Research mendapati, mengonsumsi cokelat hitam …
Selengkapnya »Orang Modern Cenderung Kekurangan Vitamin C
Belakangan ini kita jarang mendengar skorbut. Di negara-negara Barat, penyakit ini secara mengejutkan kembali dialami masyarakat. Penyebabnya sederhana saja, kekurangan vitamin C. Penyakit ini lazim dialami oleh para pelaut yang menghabiskan waktu berbulan-bulan di laut tanpa mengonsumsi makanan segar buah dan sayur, seperti pengalaman Arthur Phillip dan Kapten Cook yang …
Selengkapnya »Tren Nutrisi Di Kalangan Selebriti
Sebagai acuan tren, hampir semua gaya hidup selebriti kita ikuti, muali dari gaya berbusana, potongan rambut, krim antikeriput, dan tentunya rahasia tubuh indahnya. Walau kita sadar bahwa selebriti bukanlah pakar kesehatan, tetapi tetap saja apa yang mereka asup atau olahraga yang dilakukan untuk memiliki tubuh sehat dan kencang juga ikut …
Selengkapnya »Makan Segenggam Kacang Setiap Hari Turunkan Risiko Penyakit Berbahaya
Orang yang makan 20g kacang panggang setiap hari, atau sekitar satu genggam kacang, memiliki risiko lebih kecil untuk terkena penyakit berbahaya. Jadikan kacang panggang sebagai camilan rutin untuk dapat mengurangi risiko penyakit jantung hampir 30 persen, kanker sebesar 15 persen, kematian dini sebesar 22 persen, diabetes 40 persen, bahkan kematian …
Selengkapnya »Cegah Migrasi Bakteri Ke Dalam Makanan
Migrasi sejumlah zat dan mikroorganisme ke makanan perlu mendapat perhatian karena berbahaya bagi kesehatan. Migrasi tersebut, antara lain, dari kemasan berbahan dasar kertas daur ulang yang bersentuhan dengan makanan, khususnya yang memiliki cairan. Berdasarkan riset yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tahun 2014, jumlah bakteri yang terkandung dalam kemasan …
Selengkapnya »Mengapa Pria Tidak Boleh Menaruh Ponsel Di Saku Celana?
Menyimpan ponsel di saku celana memang sangat praktis. Namun, bagi pria, disarankan menghindari kebiasaan menyimpan ponsel di saku depan celana. Dalam sejumlah studi, paparan radiasi jangka panjang dari ponsel yang diletakkan dekat alat kelamin pria dapat merusak sperma. Salah satunya adalah menurunkan jumlah sperma. Ini tentu perlu dihindari pria yang …
Selengkapnya »Hindari Camilan Saat Menonton Film Sedih
Menonton film di bioskop maupun di rumah biasanya dilakukan sambil mengudap camilan. Namun, hati-hati bagi yang suka menonton film sedih. Sebuah penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa sering menonton film sedih bisa membuat seseorang menjadi gemuk. Bagaimana bisa? Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan dalam JAMA Internal Medicine, orang yang menonton …
Selengkapnya »4 Camilan Karbohidrat Anti Gemuk
Karbohidrat dan cemilan kerap dianggap sebagai penyebab kegemukan. Ternyata, ada cemilan sarat karbohidrat yang bisa membantu menjaga berat badan. Karbohidrat kerap dijauhi para pelaku diet. Mulai dari mengurangi asupan hingga tidak mengkonsumsi karbohidrat sama sekali sering dilakukan oleh para pelaku diet. Camilan pun demikian. Tak sedikit pelaku diet yang menghindari …
Selengkapnya »Jangan Konsumsi Minuman Berenergi Tiap Hari
Karena dianggap bisa meningkatkan stamina, banyak orang mengandalkan minuman berenergi sebagai pendukung aktivitas. Padahal, minuman ini seharusnya dibatasi konsumsinya. Minuman berenergi termasuk dalam kategori minuman hipertonik yang memiliki kandungan glukosa tinggi (sekitar 10 persen). Walau namanya minuman energi, tetapi menurut dr.Grace Tumbelaka, Sp.KO, minuman ini tak cocok untuk menggantikan energi …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!