Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) limpahkan berkas perkara tersangka Setya Novanto ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (6/12). Dengan menggunakan troli berkas perkara yang disinyalir mencapai ribuan halaman itu diangkut dengan mobil ke gedung pengadilan Tipikor di bilangan Kemayoran, Jakarta Pusat. “Benar, Insya Allah (hari ini dilimpahkan),” ujar …
Selengkapnya »Kecelakaan ‘Papa Tabrak Tiang’, Polisi Periksa Setnov Di KPK
Jakarta, Polisi terus menyelidiki kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Ketua DPR Setya Novanto di daerah Jakarta Selatan. Untuk itu, Novanto dijadwalkan akan diperiksa penyidik hari ini, Kamis (23/11). Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra pemeriksaan terhadap Novanto selaku korban, akan berlangsung di Gedung KPK, sekitar pukul 09.00 WIB. “Nanti …
Selengkapnya »Ketua DPR Akhirnya Digiring Ke Rutan KPK
Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memutuskan untuk membawa tersangka Ketua DPR Setya Novanto ke Rumah Tahanan (Rutan) KPK. Hal ini dilakukan pasca KPK berskonsultasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tentang kondisi terkini ketua umum partai Golkar tersebut. “Yang bersangkutan tidak membutuhkan lagi rawat inap,” ujar Wakil Ketua KPK, Laode …
Selengkapnya »Wartawan TV Ini Jadi Tersangka Kasus Setya Novanto
Jakarta, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkapkan, sopir yang mengendarai mobil dalam kecelakaan tunggal di Jalan Permata Hijau, Jakarta Barat, Hilman Mauttuch, ditetapkan sebagai tersangka. Hilman juga berprofesi sebagai wartawan di Metro TV. “Makanya kita kenakan Undang-Undang lalu lintas ya spesialis ini di pasal 283, kemudian juncto …
Selengkapnya »Ingin Tahu Gaji Ketua DPR? Wow Sangat Fantastis. . .
Jakarta, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Setya Novanto, diketahui memiliki rumah mewah di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Harganya ditaksir sekitar Rp 204,8 miliar. Memiliki rumah dengan harga fantastis tentu membuat siapa saja penasaran, berapa gaji Novanto? Catatan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Jumat (17/11/2017), anggota biasa DPR akan …
Selengkapnya »Ketua DPR Kecelakaan Parah, Ini Kata Kuasa Hukum
Jakarta, Ketua DPR RI Setya Novanto tengah berada diruang perawatan Rumah Sakit Medika Permata Hijau. Setelah sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar itu mengalami kecelakaan di Jalan Permata Berlian, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (16/11) malam. “Mobil hancur, kanan kiri pecah, saat mau dibawa ke sini dalam keadaan pingsan kemudian diobatin. …
Selengkapnya »Tersangka E-KTP Ini Divonis 5 Tahun Bui
Jakarta, Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan vonis terhadap politikus Partai Hanura Miryam S Haryani lima tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan. Miryam dinilai terbukti telah memberikan keterangan palsu pada sidang perkara korupsi proyek e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto. “Menjatuhkan pidana oleh karenanya …
Selengkapnya »Kasus E-KTP, Lagi-Lagi Ketua DPR Menolak Diperiksa, Ini dia Alasannya. . .
Jakarta, Kuasa Hukum Setya Novanto, Frederich Yunadi mengatakan kalau kliennya mempunyai hak untuk tidak memenuhi panggilan KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan paket penerapan kartu tanda penduduk elektronik (e- KTP). Ia menjelaskan berdasarkan Undang-Undang, KPK harus mengantongi izin pemeriksaan yang dikeluarkan presiden. “Ini kan UU, di …
Selengkapnya »Kronologi Terdakwa Pemberi Keterangan Palsu Kasus E-KTP yang Dituntut 8 Tahun
Jakarta, Mantan anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Hanura Miryam S Haryani dituntut 8 tahun penjara ditambah denda Rp300 juta subsider 6 bulan kurungan, karena dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi memberikan keterangan tidak benar dalam persidangan kasus korupsi KTP elektronik. “Supaya majelis hakim memutuskan, menyatakan terdakwa Miryam S …
Selengkapnya »Carut Marut E-KTP, 7 Juta Warga Gerah Tak Kunjung Dapatkan E-KTP
Jakarta, Masyarakat mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar mempercepat pencetakan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) karena sudah terlalu lama hanya memegang surat keterangan (suket). Keberadaan suket dinilai tidak praktis dan berlakunya hanya enam bulan. Dari data terakhir di Kemendagri, hingga kini ada sekitar 7 juta warga yang belum mendapat cetakan e-KTP …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!