Sunday , June 7 2026
Beranda / Featured / Alat Musik Dalam Peradaban Muslim
de3ras.co.id

Alat Musik Dalam Peradaban Muslim

Muslim di zaman pertengahan memainkan qitara, versi awal gitar, sebagai alat musik yang merdu. Tangga nada berakar di Peradaban Muslim awal. Do, re, mi, fa, so, la, si, terdengar mirip dengan beberapa huruf Arab seperti dal, ra, mim, dan fa.

Dalam penyebarannya pun pemusik keliling, pedagang, dan pelancong membantu penyebaran musik Arab di Eropa. Seorang penyanyi tampan bernama Ziryab sangat populer di Spanyol Muslim di abad ke-9.

Sedangkan Al-Farabi, filsuf, dan pemusik abad ke-10, mengembangkan rebab (biola versi awal) dan qanun (semacam kecapi). Dia menulis Kitab al-Musiqa al-Kabir (Kitab Besar Musik), yang diterjemahkan ke bahasa Ibrani, lalu bahasa Latin.

Sebagai penghibur di istana Khalifah Bani Umayyah di Cordoba, Ziryab dibayar 200 dinar emas per bulan. Kini gitar dianggap sebagai alat musik paling populer di dunia.

Ziryab mendirikan sekolah musik pertama di dunia dan memperkenalkan alat musik petik ‘ud atau gitar Arab ke Eropa. Dia memetik senar gitarnya dengan menggunakan bulu burung nasar.

Sementara itu, gitar Arab menjadi alat musik populer di Eropa dari abad Ke-14 hingga ke-17. Kata tar dalam qitara berarti “senar” dalam bahas Persia. Demikian dirangkum dari “1001 Penemuan dan Fakta Mempesona Peradaban Muslim,”

Sumber : okezone.com

Baca Juga

deras.co.id

Wagub Sumut Surya Tegaskan Percepatan Proyek Strategis Daerah

DERAS.CO.ID – MEDAN – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan …