Wednesday , June 3 2026
Beranda / Berita / Sembilan Peristiwa Menggemparkan Dunia Sepanjang 2016 (Tamat)
deras.co.id
Tokoh Dunia (Ilustrasi)

Sembilan Peristiwa Menggemparkan Dunia Sepanjang 2016 (Tamat)

Sepanjang 2016, berbagai peristiwa besar yang mengubah peta perpolitikan, ekonomi dan sosial terjadi di dunia. Berikut ini rangkuman sembilan peristiwa tersebut, menurut versi Republika.co.id.

6. Raja Thailand Mangkat, 13 Oktober 2016

deras.co.id

Raja Thailand Bhumibol Adulyadej (88 tahun) akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis (13/10). Kepergian Bhumibol mengakhiri tujuh dekade kepemimpinannya sebagai raja.

Ribuan warga Thailand berkumpul di Istana Kerajaan Bangkok untuk malam berkabung atas meninggalnya raja. Para pelayat ini berjajar di sepanjang jalan menyambut iring-iringan jenazah Raja Bhumibol.

Pemerintah bahkan secara resmi menyatakan Thailand berkabung selama satu tahun. Selain itu, Jumat esoknya dinyatakan hari libur oleh Pemerintah dan menyatakan bendera setengah tiang selama 30 hari ke depan.

Raja Bhumibol merupakan raja yang paling lama memerintah di dunia. Ia dikenal dunia sebagai sosok pemersatu yang menstabilkan Thailand, negara yang kerap didera kekacauan politik. Sosok itulah yang membuat rakyat negara itu begitu mengagumi rajanya tersebut.

7. Tragedi Rohingya, November 2016

deras.co.id

Sekitar 200 Muslim Rohingya terdampar di perbatasan Bangladesh, Selasa (15/11). Mereka melarikan diri dari kekerasan di negara bagian Rakhine, Myanmar yang mulai memanas kembali dalam sebulan terakhir.

Sedikitnya 69 orang Muslim Rohingya dan 17 anggota pasukan keamanan tewas dalam pertempuran antaretnis di Negara Bagian Rakhine, Myanmar pada Selasa (15/11). Media Global New Light of Myanmar melaporkan, total korban tewas tercatat sebanyak 102 Muslim Rohingya dan 32 petugas keamanan, sejak 9 Oktober lalu.

Desa mereka rata dengan tanah. Tokoh Myanmar Aung San Suu Kyi yang mendapat gelar Nobel Perdamaian dikecam karena tidak mengacuhkan penderitaan Rohingya.

8. Pasukan Suriah Kuasai Kembali Aleppo, 21 Desember 2016

deras.co.id

Militer Suriah mengumumkan kota terbesar kedua negara itu, Aleppo telah sepenuhnya direbut kembali dari pasukan pemberontak. Peristiwa itu merupakan kemenangan terbesar pemerintah Suriah dalam perang sipil yang berlangsung hampir enam tahun.

“Berkat darah para syuhada dan pengorbanan pasukan bersenjata kami yang gagah berani serta pasukan sekutu, komando angkatan bersenjata mengumumkan kembalinya keamanan Aleppo setelah dibebaskan dari terorisme dan teroris, dan pengungsian para warga yang tinggal di sana,” kata militer dalam satu pernyataan, Kamis (22/12).

Pengumuman itu datang tak lama setelah televisi negara melaporkan konvoi terakhir yang membawa pasukan pemberontak dan warga sipil telah meninggalkan Aleppo timur. Sejak konflik berlangsung di Suriah dalam hampir enam tahun terakhir, Aleppo terbagi menjadi dua wilayah yang dikuasai oleh pemerintah dan oposisi. Sebelumnya, kota terbesar di Suriah itu merupakan pusat perdagangan dan industri komersial.

9. DK PBB Sahkan Resolusi Antipermukiman Yahudi Israel, 23 Desember 2016

deras.co.id

Dewan Keamanan PBB mengesahkan resolusi yang mendesak Israel mengakhiri pembangunan permukiman ilegal, Jumat (23/12). Keputusan didapat setelah AS menolak memveto rancangan resolusi tersebut. Resolusi DK PBB mendapatkan 14 suara setuju dengan AS memilih abstain.

Sekitar 500 ribu Yahudi tinggal di sekitar 140 permukiman yang dibangun sejak penjajahan Tepi Barat dan Timur Yerusalem pada 1967. Permukiman Yahudi itu melanggar hukum berdasarkan hukum internasional.

Duta Besar AS untuk PBB Samantha Power mengatakan resolusi tersebut menggambarkan fakta lapangan bahwa pertumbuhan permukiman meningkat. “Persoalan permukiman memburuk hingga mengancam solusi dua negara,” ujarnya.

Sumber : republika.co.id

Baca Juga

deras.co.id

Bobby Nasution Ajak Kolaborasi Total Berantas Narkoba, Siap Dukung Anggaran BNNP

DERAS.CO.ID – MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Badan Narkotika …