Monday , June 8 2026
Beranda / Featured / Konferensi Global PDMA Sertakan Wakil Indonesia
shafiyyatul.com

Konferensi Global PDMA Sertakan Wakil Indonesia

Konferensi global Product Development Management Association (PDMA) di Anaheim, California, AS pada 9-11 November 2015 menyertakan wakil Indonesia.  Menurut laman pdma.org pada Rabu (7/10/2015), konferensi itu bakal membahas inovasi dan kinerja bisnis perusahaan.
Di seluruh dunia, termasuk Indonesia, PDMA yang  berbasis di Chicago, AS itu mengeluarkan Outstanding Corporate Innovator (OCI) Award.  OCI Award merupakan satu-satunya penghargaan inovasi yang mengakui bahwa kinerja bisnis suatu perusahaan dapat diukur secara berkelanjutan berdasarkan  produk dan layanan baru. Penghargaan OCI telah sukses diselenggarakan oleh PDMA selama lebih dari seperempat abad di Amerika Serikat, melalui serangkaian proses seleksi yang andal dan dapat dipercaya sehingga mampu memberikan mekanisme yang amat baik untuk mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang dapat menangkap dan menciptakan nilai melalui inovasi produk dan layanan.
Catatan menunjukkan, wakil dari Indonesia, PT Kamadjaja Logistics, meraih penghargaan “The Outstanding Corporate  Innovator Award Indonesia 2015” untuk kategori  Platinum winner, pada  Maret lalu. Lantaran alasan itulah, Chief Executive Officer (CEO) perusahaan tersebut, Ivan Kamadjaja terpilih sebagai pembicara pada konferensi tersebut. “Kami bangga terpilih mewakili Indonesia pada forum berskala internasional.  PDMA telah mengirim surat resmi kepada kami, pada bulan September lalu dan kami sudah menyatakan bersedia menjadi pembicara pada PDMA Global Conference 2015 di Amerika Serikat,” katanya.
Pada September lalu, PT Kamadjaja Logistics juga  terpilih sebagai finalis  dua penghargaan  bergengsi  tingkat Asia yaitu “Logistics Awards 2015” dari Lloyd’s List Awards Asia dan “Asian 3PL of the Year 2015” dari Supply Chain Asia Awards.
Pada bagian lain, Ivan mengungkapkan tekad perusahaan yang dipimpinnya membantu pemerintah  mencapai  target penurunan  Produk Domestik Bruto (PDB) biaya logistik dari 25 persen menjadi 19 persen, pada 2018 mendatang.  Ivan  berharap pemerintah  akan menyederhanakan  proses perizinan dan memberikan insentif pajak bagi pembukaan perusahaan logistik baru, yang berlaku secara nasional dan mencakup semua kegiatan logistik.

Sumber : Kompas.Com

Baca Juga

deras.co.id

Gubernur Bobby Nasution Tegur PLN Sumut, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman

DERAS.CO.ID – MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegur PT PLN …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *