Kajian agama Ustadz Adi Hidayat (UAH) di sebuah masjid di kawasan Cinere, Jakarta Selatan, pada Kamis pagi, 6 September 2018, kabarnya dibubarkan oleh sekelompok orang yang diduga ibu-ibu.
Dalam video yang diunggah di laman Youtube #HaziqChannel, Ustadz Adi Hidayat terlihat sedang menyampaikan kajian seperti biasanya. Namun, kajian terganggu setelah muncul secarik kertas di atas mejanya yang meminta agar menghentikan kajiannya, karena kelompok tersebut meminta bergantian untuk kajian di masjid tersebut.
Secarik kertas bertuliskan:
‘Assalamualaikum Ustadz Hafizhakumullah
Tolong kajiannya dihentikan karena sekarang jam 10.00 adalah jadwal kajian kami
Tolong dipahami sebagai orang yang berilmu’
Dalam video tersebut, Ustadz Adi menanyakan siapa di antara jemaah yang merupakan pengurus masjid (DKM). Pertanyaan itu dia sampaikan untuk menanyakan izin menyelenggarakan kajian di masjid tersebut.
“Yang berhak mengatur masjid itu DKM. Kami punya izin dari DKM,” kata Ustadz Adi.
Menurut ustadz lulusan Islamic Call College Tripoli, Libya, itu, masjid adalah rumah Allah dan yang berhak mengaturnya adalah DKM. “Kalau (DKM bilang) kajian saya selesai, saya selesai,” ujarnya.
Demi memberi pencerahan kepada ummat agar tidak timbul prasangka buruk, Ustadz Adi Hidayat memberikan klarifikasi lengkap mengenai kajian yang terjadi di masjid di kawasan Cinere, Jakarta Selatan.
UAH menjelaskan “jangan pernah kita terpecah belah, jangan kita saling mencaci, itu tidak baik. Kalau ada ummat islam sama-sama ribut begini yang tertawa nanti adalah orang lain, dan kita akan lemah nanti dalam konteks demikian”.
Di video berikut ini, simak klarifikasi dan penjelasan lengkap UAH yang benar-benar mencerahkan.
Sumber: viva.co.id
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!