Sepenggal cerita disampaikan ajudan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, Ory Kurniawan yang dinyatakan sudah sembuh dari Corona Covid-19. Ory sebelumnya menjalani perawatan isolasi di RSUP Haji Adam Malik, Kota Medan.
“Tidak ada penyakit yang tidak ada obatnya. Kecuali kematian,” ujar Ory di Kota Medan, Rabu 8 April 2020.
Ory menjelaskan pertengahan bulan Maret 2020, ia menemani orang nomor dua di Sumut itu, menjalani tugas ke Jakarta. Setelah kembali, ia merasakan tidak enak dan meminta izin untuk memeriksa ke rumah sakit.
“Jadi, waktu itu saya minta izin sama Bapak (Musa Rajekshah) supaya tidak masuk kerja. Saya langsung disuruh cek kesehatan ke rumah sakit,” tutur Ory.
Setelah melakukan pengecekan, pria berusia 25 tahun dikabari orang Dinas Kesehatan Provinsi Sumut bahwa ia positif Covid-19. Ory sempat terkejut dengan kondisi yang dialaminya.
“Tapi, saya harus tetap tenang. Karena kalau saya panik, makin memperburuk kondisi. Daya tahan tubuh pasti akan menurun. Saya ditelpon sama Pak Wagub. Beliau bilang nanti ada yang menjemput. Mau di bawa ke RSUP Haji Adam Malik,” jelas Ory.
Ory mengakui kualitas perawatan dilakukan tim medis RSUP Haji Adam Malik sangat baik. Ia terus diberikan motivasi untuk berjuang melawan virus mematikan itu.
Baca juga: Gawat, Menparekraf Ungkap 1500 Hotel ‘Lockdown Sementara’ Karena Corona
Malam itu juga Ory dibawa menggunakan mobil ambulans. Lengkap dengan dokter dan perawat yang mengenakan pakaian hazmat dan alat pelindung diri lainnya. Selama di rumah sakit, ia tidak diinfus karena termasuk pasien dengan gejala yang ringan.
“Perawatan sangat baik dan bagus. Para tenaga medis terus memberikan semangat kepada saya. Mulai pagi, siang dan sore di cek mulai dari tensi, suhu tubuh hingga oksigen,” jelas Ory.
Ory mengungkapkan suntuk berada di ruang isolasi selama 14 hari di rumah sakit milik Kementerian Kesehatan itu. Ia pun menghabiskan waktu ?dengan melakukan aktivitas sendiri seperti menelpon keluarga hingga bermain game.
“Saya menghabiskan waktu untuk menghubungi orang-orang terdekat. Orang-orang tersayang. Mereka menyemangati saya. Kemudian, saya terus shalat, berdoa, nonton sampai main game,” tutur Ory.
Selain keluarga memberikan motivasi, dokter dan perawat juga memberikan hal yang sama kepada setiap pasien kasus positif atau PDP Covid-19. Menurutnya, dengan kondisi kesehatan yang terus membaik virus Corona dapat dilawan.
Ory merasakan itu, dengan dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dari RSUP Adam Malik, Medan, Senin sore, 6 April 2020.
“Saya berterima kasih sekali, mereka sangat bagus merawat dan memberikan support pasien. Mereka garda terdepan. Sangat bagus. Masyarakat harus memberikan support para tenaga medis. Jangan sampai mereka dikucilkan,” jelas Ory.
Sumber: vivanews.com
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!