Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro menyelenggarakan acara kolaborasi edukasi dengan beragam topik dari berbagai program studi. Acara yang dihadiri oleh remaja Karang Taruna diselenggarakan di kantor kelurahan Pudakpayung kecamatan Banyumanik. Tujuan kegiatan ini untuk membekali generasi muda agar mampu berdaya saing dalam bidang usaha, keterampilan komunikasi dan branding, mengelola interaksi lingkungan sosial serta memiliki wawasan literasi yang luas.
Sesi awal acara, difokuskan pada edukasi branding dan media sosial dalam bidang usaha. Satu-persatu materi dipaparkan secara detail oleh mahasiswa, sebagai bentuk upaya pemahaman peserta terhadap cara memahami strategi mengoptimalkan pemasaran melalui media digital. Mahasiswa menekankan pentingnya kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama yang baik dalam komunitas, serta pentingnya menyusun ide promosi dan merancang slogan produk.
Tidak kalah asyik, sesi berikutnya menghadirkan beberapa mahasiswa yang melakukan praktik demonstrasi yang menarik perhatian peserta. Mulai dari budidaya ikan lele dalam ember (Budikdamber), implementasi tanaman aquaponik, sampai pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi ecoenzym. Peserta menyambut antusias kegiatan ini, beberapa dari mereka ikut serta dalam aktivitas proses pembuatan ecoenzym, yang sekaligus mampu memberikan pemahaman kepada mereka tentang upaya peduli lingkungan dapat dilakukan dengan cara menciptakan manfaat ekonomi.
Selain itu, mahasiswa KKN-T 98 juga membawakan topik edukasi yang bersinggungan dengan kehidupan sehari-hari manusia, seperti cara mengelola modal usaha dan pengajuan KUR dalam upaya mengembangkan usaha UMKM sekitar. Kemudian mereka juga diajarkan membuat press release yang berguna untuk menyampaikan informasi tentang promosi produk atau dalam lingkup komunitas.
Berkaitan juga dengan dunia intelektual, mahasiswa mengajak remaja Karang Taruna Pudakpayung untuk praktik dalam logika matematika. Tak kalah pentingnya, peserta juga diperkenalkan dengan konsep energi terbarukan dan memahami cara kerjanya. Diluar itu terdapat upaya peningkatan cinta budaya, yang direalisasikan melalui edukasi literasi budaya kepada generasi muda, yang menekankan pentingnya melestarikan tradisi lokal ditengah era modernisasi. (Clara Nikhen)
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!