Sunday , September 13 2026
Beranda / Featured / Alat Medis Dinkes Palas Terlantar Di Pustu Sibuhuan “Tak Bertuan”
deras.co.id
TERLANTAR: Puluhan alat medis milik Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas ditemukan terlantar tidak terawat di Pustu Puskesmas Sibuhuan. Foto dipetik, Jumat (16/6).

Alat Medis Dinkes Palas Terlantar Di Pustu Sibuhuan “Tak Bertuan”

DERAS.CO.ID – Padang Lawas – Puskesmas pembantu (Pustu) Sibuhuan di Desa Hasahatan, Kecamatan Barumun Baru terkesan tak bertuan dan tanpa pemeliharaan. Di dalamnya didapati puluhan alat medis milik Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Lawas (Palas) terlantar tanpa perawatan, Rabu (21/6).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan yang juga Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Amelia Roitona SKM melalui bidang pengurus barang, Sofia membenarkan, alat medis milik Dinas Kesehatan dititipkan sementara di Pustu.

“Benar Pak itu milik Dinas, alat kesehatan itu dititipkan sementara, karena gudang kita dipakai untuk kantor IDI,” tutur Sofia.

Disinggung mengenai alat medis yang dititipkan di Pustu terkesan ditelantarkan tanpa perawatan, Sofia menyarankan, wartawan untuk konfirmasi ke Kepala Pustu ataupun Kepala Puskesmas.

Kepala Puskesmas (Kapus) Sibuhuan Hj Nurhalimah Hsb SKM membenarkan Pustu Desa Hasahatan merupakan wilayah kewenangannya. Terkait keadaan Pustu tidak terawat, Kapus berjanji akan mengevaluasi petugas kebersihan di Pustu tersebut.

“Ini kerjaan petugas kebersihan di Pustu. Terimakasih atas informasinya. Secepatnya kita akan evaluasi kembali orang yang bertugas di sana,” tutur Nurhalimah.

Namun Kapus membantah, kalau alat medis yang dititipkan di Pustu merupakan tanggungjawabnya.

“Mengenai perawatan alat medis itu bukan tanggungjawab saya, pihak Dinas yang menitipkan ke Pustu,” imbuhnya.

 

Sumber: hariansib.com

Baca Juga

S&P Global Ratings Beri INALUM Peringkat ‘BBB-‘, Tegaskan Peran Strategis dalam Hilirisasi Aluminium Nasional

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional rating ‘BBB-’ dengan Outlook …