DERAS.CO.ID – Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, CEO Apple Tim Cook tertarik untuk melakukan investasi di bidang kecerdasan buatan atau AI di Ibu Kota Nusantara (IKN), Bali, dan Solo.
Luhut mengatakan, Apple tertarik untuk berinvestasi di Indonesia melihat membaiknya pertumbuhan ekonomi, bonus demograsi, dan down streaming industi di Tanah Air. “Dia (Tim Cook) sangat tertarik dengan IKN, itu juga yang menarik, dia bilang ‘kami mau investasi terutama dalam bidang AI di IKN dan juga tertarik mengenai Al Center di Bali dan Solo’,” kata Luhut melalui video yang diunggah di akun Instagram resmi @luhut.pandjaitan, Kamis (18/4).
“Downstreaming industri yang kita miliki sekarang ini, dengan hilirisasi ini, dan raw material yang kita miliki dan mereka melihat Indonesia itu sebagai negara yang sangat baik,” sambungnya.
Luhut mengatakan, pemerintah juga akan memberikan insentif kepada Apple. Ia mencontohkan, pemerintah akan memberikan bebas biaya masuk barang. Hal ini, kata dia, juga dilakukan pemerintah India dan Thailand. “Kalau kita pajakin itu barang kan akhirnya produk enggak mau masuk. Jadi kita tiru saja apa yang dibuat oleh India, apa yang dibuat oleh Thailand, nanti kita pelajari tentu kita adjust kiri-kanan agar sesuai dengan aturan-aturan kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, Luhut mengatakan, Cook juga akan menambah satu fasilitas Apple Developer Academy di Bali setelah sebelumnya sudah tersedia di Surabaya, Batam, dan Tangerang. “Ini melihat pertumbuhan ekonomi yang stabil dengan kondisi makroekonomi dan tingkat inflasi yang terjaga baik, apalagi dengan bonus demografi yang masih akan terus berkembang sampai tahun 2030,” ucap dia.
Sebelumnya, Cook mengatakan, Indonesia merupakan pasar yang sangat penting untuk perusahaannya. Hal itu disampaikan Cook usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/4). “Indonesia merupakan pasar yang sangat penting untuk kami (Apple),” ujarnya.
Menurut Cook, dalam pertemuan dengan Jokowi ia membahas komitmen pembangunan di Indonesia. Salah satunya pembangunan lewat investasi di bidang teknologi. Khusus untuk Apple sendiri, Cook melaporkan ke Jokowi soal pembukaan infrastruktur pendidikan keempat (Apple Developer Academy) di Bali.
Ungkap Tugas dari Jokowi
Luhut juga mengungkapkan tugas dari Jokowi kepada dirinya sebagai koordinator investasi Apple IKN.
Luhut mengatakan, dirinya ikut mendampingi Jokowi dalam pertemuan dengan Tim Cook di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/4). Presiden Jokowi, kata dia, meminta agar dirinya menindaklanjuti dan mengawal rencana investasi Apple tersebut.
“Dia (Tim Cook) juga mau investasi di Indonesia, dia perintahkan stafnya untuk segera follow up, dan presiden memerintahkan saya untuk segera merespons rencana mereka mau investasi dalam jumlah yang cukup besar di Indonesia,” kata Luhut.
Luhut mengatakan, Cook menyadari Indonesia sangat potensial dengan jumlah penduduk 282 juta, pertumbuhan ekonomi yang stabil, inflasi yang baik, dan makroekonomi yang baik. Seluruh aspek tersebut, kata dia, membuat Apple melirik Indonesia untuk berinvestasi.
“Cook katakan Indonesia jadi sasaran kami untuk investasi. saya bilang ke dia ‘oke Cook kalau kamu lihat, kalian dapat fasilitas insentif seperti di India dan Thailand, ya kita juga bisa memberikan hal yang sama’,” ujarnya.
Lebih lanjut, Luhut mengatakan, pemberian insentif tersebut menjadi perhatian mengingat adanya kompetisi bisnis antar negara. Ia mengatakan, Apple berpeluang mendapatkan beberapa insentif bila mereka berinvestasi membangun pabrik di Indonesia.
“Malah presiden perintahkan saya, katakan ‘pak Luhut ini masa kompetisi, jadi kalau di Thailand atau India dia dapat 2, ya kalau kita bisa kasih lebih 2 koma berapa harus kita bisa, saya pikir sangat benar sekali arahan presiden, tinggal kami dan tim menggodok ini. Saya berharap dalam beberapa waktu ke depan kita akan bertemu teknis dengan tim dari Apple,” ucap dia.
Sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pemerintah dan pihak produsen teknologi informasi Apple telah meneken perjanjian investasi terbaru. Dalam perjanjian tersebut, disepakati bahwa Apple wajib membangun infrastruktur pendidikan atau Apple Developer Academy yang keempat di Indonesia.
“Ini sudah dalam perjanjian kita yang sudah kita tandatangani, Apple mempunyai kewajiban untuk membangun yang (Apple Developer Academy) keempat tahun ini,” ujar Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/4). “Dan mereka sudah memberikan komitmen. Kemarin sudah ada statemen dari Apple akan dibangun di Bali,” ungkapnya.
Sebelumnya, Apple sudah memiliki tiga infrastruktur pendidikan di Indonesia. Ketiganya berada di Tangerang Selatan, Batam dan Surabaya. Agus menyebutkan, dengan adanya tambahan satu pembangunan Apple Developer Academy ini maka nilai investasi Apple di Indonesia saat ini sekira Rp 1,6 triliun. Ke depannya, lanjut Agus, pemerintah meminta kepada Apple untuk membangun Apple Developer Academy di kawasan Indonesia bagian timur. Agus menyebut Kota Makassar dan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai daerah yang didorong untuk pembangunan infrastruktur itu.
Sumber: hariansib.com
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!