Saturday , July 25 2026
Beranda / Featured / Buat Status Diduga Menghina Jokowi, Rektorat Langsung Non Aktifkan Dosen Sucipto Hadi
Sucipto Hadi Purnomo (Foto: Dok. Pribadi)

Buat Status Diduga Menghina Jokowi, Rektorat Langsung Non Aktifkan Dosen Sucipto Hadi

Semarang, Dosen Universitas Semarang (Unnes), Sucipto Hadi Purnomo, menantang pihak rektorat menunjukkan letak penghinaannya kepada Jokowi pada unggahan status di akun Facebook-nya. Sucipto yang kini dibebastugaskan juga menantang debat terbuka terkait polemik tersebut.

“Yang telah menuding saya sebagai penghina Jokowi, harus membuktikannya,” demikian disampaikan Sucipto kepada detikcom di Semarang, Senin (17/2/2020).

Tak cuma mendesak pihak pimpinan Unnes untuk menunjukkan letak kesalahannya, Sucipto juga menegaskan dia siap melakukan debat terbuka untuk membuktikan mana yang benar terkait persoalan itu.

“Saya sendiri kan siap diajak debat terbuka soal ini,” lanjut Sucipto.

Sebelumnya, Kepala UPT Humas Unnes Muhammad Burhanudin menyebutkan Unnes sudah melakukan klarifikasi kepada Sucipto berdasarkan surat permintaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18211/A3.2/KP/2020 tertanggal 23 Januari 2020.

Status Dosen Unnes dinilai hina Presiden. (Foto: Tangkapan layar status FB)

Ia menjelaskan dosen yang bersangkutan dibebastugaskan sementara selama masa pemeriksaan hingga turun keputusan tetap. “Dosen tersebut diperiksa karena mengunggah postingan yang diduga mengandung penghinaan terhadap Presiden Republik Indonesia dan ujaran kebencian di media sosial Facebook pribadinya,” jelasnya.

“Saya disuruh nonaktif, ya nonaktif saja, tidak boleh membimbing mahasiswa ya tidak membimbing. Saya tidak akan membebani Rektor dengan melakukan perlawanan. Kan beliau masih menghadapi masalah,” tutur Sucipto saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (15/2/2020).

Sucipto menyebut statusnya itu tak bermaksud menghina Jokowi, melainkan satire. Dia menyebut postingannya itu sudah melewati masa Pilpres.

Postingan yang dimaksud adalah unggahan status pada Senin (10/6/2019) di akun Facebook Sucipto Hadi Purnomo. Dalam postingan tersebut tertulis, ‘Penghasilan anak-anak saya menurun drastis pada lebaran kali ini. Apakah efek Jokowi yang terlalu asyik dengan Jan Ethes?‘.

“Saat itu kan trending Jokowi yang jalan-jalan dengan Jan Ethes, beritanya gegap gempita. Itu kan menimbulkan rasa iri, kemudian orang-orang, jika ada yang tidak beres, kemudian menyalahkan Jokowi, dikit-dikit salah Jokowi. Apakah saya menyalahkan Jokowi? Asyik sama Jan Ethes apa salahnya, tanda tanya pula. Satire-nya ke yang menyalahkan Jokowi,” jelas Sucipto.

Sucipto sempat menjelaskan postingannya itu sudah melewati masa Pilpres. Unggahan satire yang dia tulis itu juga untuk menyinggung orang-orang yang selalu menyalahkan Jokowi.

Sumber: detik.com

Baca Juga

INALUM Dorong Jurnalisme Lingkungan melalui IN-Journal Chapter II, Hadirkan 65 Karya Bertema Konservasi

Melanjutkan keberhasilan penyelenggaraan IN-Journal Chapter I, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM kembali menggelar …