Sunday , October 21 2018
Beranda / Ekonomi (halaman 79)

Ekonomi

BI: Bank, Terbukalah Soal Kenaikan Biaya ATM!

Shafiyyatul.com, JAKARTA — Perbankan berencana menaikkan tarif transaksi ATM per Oktober nanti. Kenaikan tersebut diterapkan di seluruh jaringan ATM Bersama dan ATM Prima. Hanya saja Bank Indonesia (BI) meminta perbankan transparan mengenai kenaikan biaya transaksi ATM. Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI Rosmaya Hadi mengatakan, rencana kenaikan …

Selengkapnya »

Edan… China Resmikan “Duty Free Shop” Terbesar di Dunia!

Selamat datang di mal bebas bea atau duty free terbesar di China. Diklaim sebagai toko bebas bea terbesar di dunia, mal ini menghadirkan lebih dari 300 merek internasional, tak terkecuali Prada dan Chanel. Sebuah kota pesisir di sebelah tenggara China telah membuka duty free shop terbesar. Tujuannya satu; memikat wisatawan …

Selengkapnya »

Askrindo Syariah Tawarkan Perlindungan Lebih Luas Bagi LKS

PT Asuransi Kredit Indonesia Syariah (Askrindo Syariah) Shafiyyatul.com, MATARAM — Sebagai satu-satunya perusahaan penjaminan murni syariah, Askrindo Syariah menawarkan  perlindungan langsung bagi lembaga keuangan non riba di Indonesia. Khususnya terhadap nasabah bank yang mengalami gagal bayar dengan coverage yang lebih luas. ”Umumnya asuransi hanya mencover kerugian akibat hilangnya asset nasabah bank …

Selengkapnya »

Produktivitas Petani Sawit Rendah Karena Minim Dukungan

Pekerja memanen tandan buah segar kelapa sawit. Shafiyyatul.com, MEDAN —  Green Peace melaporkan 40 persen kebun sawit di Indonesia dimiliki oleh petani skala kecil.  Mirisnya, tingkat produktifitasnya dua kali lebih rendah dibandingkan kebunmilik perusahaan.  Sementara ekspansi kelapa sawit telah menjadi penyebab terbesar deforestasi Indonesia yang mencapai 150 ribu hektar per …

Selengkapnya »

Perbankan Indonesia Siap Hadapi MEA

JAKARTA — Perdagangan bebas dalam kerangka Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan berlaku pada 2015 dan 2020. Perbankan nasional dinilai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) siap menghadapi pasar bebas tersebut.  Ketua OJK Muliaman Hadad mengatakan berbagai tantangan dan peluang tentunya akan muncul di era perekonomian baru ini. Memang, kata dia, sebagian pihak …

Selengkapnya »

Mulai 2015, Harga BBM Bersubsidi Akan Naik Rp 1.500

Jika tak ada aral melintang, Kamis (21/8/2014), Mahkamah Konstitusi akan memutuskan persetujuan atau penolakan atas kemenangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla dalam Pemilu 2014. Jika Jokowi-Kalla mendapat restu, mereka berjanji akan bergerak cepat.  Salah satunya dengan mengajukan revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015. Rencananya, APBN Perubahan 2015 itu akan diajukan …

Selengkapnya »

17 Agustus, SBY Luncurkan Uang NKRI

JAKARTA, Shafiyyatul.com – Bank Indonesia (BI) akan segera meluncurkan uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada 17 Agustus 2014. Menurut Gubernur BI Agus Martowardojo, peluncuran uang NKRI pada hari Kemerdekaan akan dilakukan bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sedangkan untuk penerbitan kepada masyarakat dilakukan pada 18 Agustus 2014. “Tahap awal akan meluncurkan uang NKRI nominal …

Selengkapnya »

Bunga Deposito Mulai Turun

JAKARTA, Shafiyyatul.com – Likuiditas perbankan yang ketat sejak beberapa waktu terakhir, agaknya mulai sedikit mengendur. Maka itu, sejumlah bank kini mulai menurunkan suku bunga simpanan deposito bagi nasabah kakap. Ambil contoh, sejak awal Agustus ini, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memangkas suku bunga deposito bernominal di atas Rp 25 …

Selengkapnya »

BI: Rupiah Sebisa Mungkin Dicetak di Indonesia

Shafiyyatul.com – Menanggapi kabar data Wikileaks tentang pencetakan uang rupiah di Australia pada tahun 1999 silam, Bank Indonesia (BI) sebagai regulator sistem pembayaran menyatakan pada dasarnya uang rupiah sebisa mungkin harus dicetak di dalam negeri oleh Perum Peruri. Perum Peruri merupakan perusahaan percetakan uang negara yang berhak mencetak uang. Meskipun …

Selengkapnya »

Makin Banyak Perusahaan Investasi Bidik Asia Tenggara

Tak sedikit perusahaan investasi yang mengalihkan perhatian ke Asia Tenggara untuk menuai kesempatan di kawasan ini. Kondisi makroekonomi yang memadai seperti bertumbuhnya masyarakat kelas menengah dipandanag menjadi motor penggerak pertumbuhan bisnis di Asia Tenggara. “Kami pikir untuk bisnis konsumer di kawasan Asia Pasifik sangat menyenangkan. Memanfaatkan pendapatan yang meningkat, peningkatan …

Selengkapnya »