Rencana aksi 21 Februari mendatang rupanya tak bakal dihadiri massa Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI), dan Habib Rizieq. Hal tersebut disampaikan pengacara GNPF MUI, Kapitra Ampera. “Termasuk Pak Munarman tidak ikut turun karena itu domainnya umat. Tiga tokoh ini tidak akan ikut aksi kecuali ada …
Selengkapnya »Pengelolaan Busway di Bawah Ahok, Terburuk di Dunia
Jakarta, Prestasi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai pemimpin DKI Jakarta dalam mengelola transportasi umum bus Transjakarta hanya menampilkan pengelolaan yang amburadul. Dibanding gubernur sebelumnya, prestasi Ahok sangatlah buruk. “Dilihat dari sisi hal teknis, belum ada komitmen untuk sterilkan jalur Trans Jakarta. Ini yang jadi penyakit. Sesuatu yang mudah itu …
Selengkapnya »Menteri ESDM: Freeport Lebih Baik ke Arbitrase daripada Pecat Pegawai
Jakarta, Pemerintah telah menerbitkan rekomendasi izin ekspor konsentrat untuk PT Freeport Indonesia (PT FI) pada Jumat (17/2). Namun, PTFI dikabarkan menolak rekomendasi tersebut. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menilai, jika PT FI membawa persoalan ini ke arbitrase itu adalah langkah hukum yang menjadi hak mereka. Namun, kata dia, …
Selengkapnya »Jalaluddin Rakhmat: Udah Basi, Ahok Menang, Cari Ayat Lain Yang Bisa Dipolitisasi
Jakarta, Dedengkot Syiah Indonesia, Jalaluddin Rakhmat mengatakan orang yang membawa-bawa ayat Qur’an dalam Pilkada DKI 2017 udah basi. Karena menurutnya itu hanya gerakan Islamisme yang dilakukan untuk kepentingan golongannya. Jalal bercerita soal temannya di grup whatsapp khusus Komisi VIII DPR RI, mengirim pesan tentang janganlah orang mukmin memilih orang kafir sebagai …
Selengkapnya »Ditolak Umat Islam Semarang, Cap Go Meh Di Kompleks Masjid Agung Jateng Batal
Semarang , Perayaan “Cap Go Meh” yang rencananya digelar di halaman Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang pada 19 Februari 2017 akhirnya dipindahkan ke Balai Kota Semarang karena mendapatkan reaksi penolakan. “Kami sepakat memindahkan perayaan Cap Go Meh ke Balai Kota Semarang. Panggungnya di MAJT juga sudah dipindah,” kata Ketua Paguyuban …
Selengkapnya »Status Terdakwa Ahok, PAN Beri Sinyal Kuat Untuk Anies-Sandi
Jakarta, Sekretaris Fraksi PAN di DPR RI Yandri Susanto mengatakan, status terdakwa penoda agama Basuki Tjahja Purnama alias Ahok menjadi pertimbangan kuat partai tidak akan mengalihkan suaranya kepada pasangan yang didukung PDI perjuangan, Golkar, Nasdem dan Hanura di Pilkada DKI putaran kedua nanti. “Kalau dilihat dari denyut nadinya sekrang ini …
Selengkapnya »GNPF-MUI: Tak Ada Pengalihan Dana Untuk Aksi 212
Jakarta, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Bachtiar Nasir kembali menjalani pemeriksaan penyidik Bareskrim Polri atas perkara dugaan pencucian (TPPU), Kamis (16/2). Ia diperiksa sebagai saksi terkait penyidikan dana Aksi 411 dan Aksi 212 yang dihimpun GNPF-MUI melalui Yayasan Keadilan untuk Semua. Kapitra Ampera, pengacara yang mendampingi Bachtiar …
Selengkapnya »Mantan Ketua KPK Geram Karena Polri, Ini Alasannya !
Jakarta, Bekas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar meminta penegak hukum tidak membodohi rakyat. Demikian komentar Antasari menanggapi Mabes Polri yang menyebut grasi yang diajukannya secara tak langsung dia telah mengakui kesalahannya. “Jangan rakyat dibodohi,” ujar dia ketika dihubungi, Kamis (16/2). Apalagi, kata dia, Undang-undang pemberian grasi merupakan hak konstitusional …
Selengkapnya »Wow, Adik Ipar Jokowi Diduga Terlibat Kasus Dengan KPK
Jakarta, Presiden Joko Widodo menanggapi dengan tenang kasus yang tengah diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam persoalan suap pejabat Ditjen Pajak oleh Direktur PT EK Prima Ekspor Indonesia atau PT EKP. Padahal, dalam kasus ini melibatkan adik ipar Presiden Jokowi, Arif Budi Sulistyo, yang merupakan Direktur Operasional PT Rakabu Sejahtera. …
Selengkapnya »Ternyata 2 Racun Ini Yang Mengakibatkan Kim Jong-nam Tewas
Kuala Lumpur, Pihak berwenang Malaysia telah menyelesaikan otopsi terhadap Kim Jong-nam (45 tahun) yang dibunuh di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Senin lalu. Diyakini, racun yang digunakan untuk membunuh saudara seayah Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un tersebut telah teridentifikasi. Layaknya sebuah cerita dari novel mata-mata, kepala intelijen di Korea Selatan …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!