DERAS.CO.ID – Selama empat hari, 124 siswa kelas XI SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) meninggalkan kenyamanan rumah dan ruang kelas. Mereka belajar langsung dari kehidupan yang nyata — hidup berdampingan, beradaptasi, dan merasakan denyut keseharian masyarakat desa.
Program Homestay yang berlangsung pada 27–30 Januari 2026 ini bukan sekadar perjalanan luar kota. Ini adalah perjalanan hati, perjalanan karakter, dan perjalanan pemahaman tentang arti kebersamaan, kemandirian, serta kepedulian sosial.
Para siswa tinggal bersama keluarga angkat, menyatu dalam ritme kehidupan yang sederhana namun penuh makna. Mereka belajar bahwa ilmu tidak hanya ada di buku, tetapi juga hadir dalam kebiasaan, kerja keras, kebersahajaan, dan nilai-nilai kehidupan yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Kepala SMA Shafiyyatul Amaliyyah, Dahliana, S.Pd., M.M., menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang belajar yang sangat berbeda bagi siswa.
“Di sini siswa belajar menghargai setiap proses kehidupan, belajar beradaptasi, belajar membantu, dan belajar memahami masyarakat dengan hati,” ujarnya.
Melalui pengalaman langsung ini, siswa dilatih untuk lebih mandiri, peka terhadap lingkungan sosial, serta mampu melihat kehidupan dari sudut pandang yang lebih luas. Mereka tidak hanya membawa pulang cerita, tetapi juga pelajaran hidup yang tak ternilai.
Dahliana menambahkan bahwa siswa peserta Homestay berhasil mengumpulkan uang donasi sebesar 43 juta untuk membantu pembangunan Desa Rabuhit, Kecamatan Gunung Maligas kabupaten Simalungun, Sumatra Utara.
Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty bersama Pembina YPSA Buya Drs. H. Sofyan Raz, Ak.M.M., turut melepas keberangkatan siswa dengan harapan agar pengalaman ini menjadi bekal penting dalam pembentukan karakter mereka.
Kepala Departemen Pendidikan dan IT YPSA, Bagoes Maulana, M.Kom., menegaskan bahwa Homestay menjadi salah satu program unggulan SMA YPSA dalam membentuk pribadi siswa yang tangguh, mandiri, dan berjiwa sosial.
Empat hari mungkin terasa singkat. Namun bagi siswa SMA YPSA, pengalaman ini akan tinggal lama dalam ingatan — sebagai pelajaran tentang kehidupan yang tidak pernah diajarkan secara langsung di ruang kelas.
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!