DERAS.CO.ID – Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Dito Ariotedjo menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Dito menjadi menteri termuda di Kabinet Indonesia Maju.
Pelantikan Dito digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (3/4). Pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu ‘Indonesia Raya’. Pelantikan Menpora ini berbarengan dengan pelantikan Kepala BNPT yang baru.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan presiden mengenai pengangkatan Menpora sisa jabatan periode 2019-2024. Jokowi kemudian memimpin pembacaan sumpah jabatan.
Hadir dalam acara itu Ketua MA Muhammad Syarifuddin, Ketua MK Anwar Usman, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko PMK Muhadjir Effendy, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, hingga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Untuk diketahui, Jokowi hari itu juga menyaksikan pembacaan sumpah Sunarto menjadi Wakil Ketua MA.
Baru Tahu
Sementara itu, Dito Ariotedjo mengaku baru diberi tahu soal dirinya bakal dilantik menjadi Menpora. Dia diberi tahu lewat sambungan telepon.
“Baru kemarin,” kata Dito kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (3/4).
Dito mengatakan memperbanyak berdoa sebelum pelantikan Menpora. Selain itu, dia sudah banyak menghabiskan waktu bersama keluarga pada Minggu.
“Kemarin udah sama keluarga puas-puasin karena mungkin insyaallah abis dilantik kita udah fokus buat negara,” ujar Dito.
Dito Ariotedjo didampingi keluarganya tiba di Kompleks Istana Kepresidenan pukul 15.05 WIB. Dia sempat menggendong anaknya sambil meladeni pertanyaan wartawan.
Profil Dito
Dito Ariotedjo merupakan kader muda Partai Golkar yang kini berusia 32 tahun. Dito lahir di Jakarta, 25 September 1990.
Dilansir laman resmi Partai Golkar, Dito Ariotedjo pernah menjabat Ketua Umum DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).
Dito juga merupakan seorang pengusaha yang bekerja sama dengan Raffi Ahmad. Dilansir dari Antara, Dito juga menjabat Chairman Rans Nusantara FC yang berlaga di Liga 1 2022/2023 dan bagian dari Rans PIK Basketball di Indonesia Basketball League (IBL).
Selain itu, Dito masuk jajaran tim ahli Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Sebelumnya diberitakan, Dito Ariotedjo adalah salah satu nama yang diusulkan Ketum Golkar Airlangga Hartarto ke Jokowi. Selain Dito, awalnya ada nama Ilham Permana dan Putri Komarudin yang juga diusulkan Airlangga.
Ungkap Pesan Jokowi
Sementara itu, Komjen Rycko Amelza Dahniel resmi menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Rycko mengungkap pesan-pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada dirinya.
“Bapak Presiden tadi berpesan kepada saya untuk melakukan optimalisasi kegiatan deradikalisasi,” kata Rycko kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (3/4).
Rycko menyampaikan BNPT fokus melakukan deradikalisasi kepada mereka yang tersandung perkara radikalisme dan terorisme.
Oleh sebab itu, sambungnya, ada tiga strategi dalam menanggulangi terorisme. Rycko menyebutkan pencegahan dan penanggulangan teroris memerlukan sinergi semua pihak terkait.
“Strategi yang pertama adalah mempersiapkan kesiapsiagaan nasional, lantas yang kedua adalah melaksanakan kontraradikalisasi, dan yang ketiga melaksanakan deradikalisasi,” ujar Rycko.
Rycko menambahkan, penegakan hukum dalam perkara terorisme tetap dilakukan. Namun penegakan hukum merupakan upaya terakhir.
“Meskipun, juga akan kami lakukan tindakan dalam bentuk penegakan hukum. Namun demikian, penegakan hukum akan ditempatkan sebagai ultimum remedium, pilihan terakhir dalam melakukan upaya penanggulangan terhadap ideologi dalam terorisme,” terang Rycko.
“Di mana ideologi ini berkembang sejak dari intoleran, berkembang lagi ke atas menjadi ideologi radikal, dan akhirnya menjadi penggunaan ancaman kekerasan yang disebut dengan ideologi teroris seperti itu,” imbuh dia.
Untuk diketahui, Rycko menggantikan Komjen Boy Rafli Amar yang memasuki masa pensiun.
Perihal kabar Rycko ditugaskan di BNPT ini sebelumnya disampaikan Asisten SDM Polri Irjen Dedy Prasetyo. Rycko bakal menggantikan Komjen Boy Rafli Amar.
“Pak Rycko akan menjabat Kepala BNPT. Insyaallah akan dilantik Pak Presiden,” kata Irjen Dedy Prasetyo di Mabes Polri.
Rycko mengatakan Bhayangkara Polri harus siap mendapat penugasan. Dia merasa terhormat ditugaskan di BNPT.
“Saya kan Bhayangkara Polri harus siap masalah tugas. Tentunya kehormatan,” kata Rycko di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (31/3).
Sumber: hariansib.com
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!