Budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah atau hidroponik di kelurahan Beting Kuala Kapias kecamatan Teluk Nibung yang digagas generasi Milineal mendapat dukungan dari Ketua BATIK ( Barisan Anti Sampah Plastik ) dan Forkopimda.
Ari Ramadhan memulai tanaman hydropinik dari satu tahun lalu dengan bahan busa bekas buah buahan, tanaman hydroponik ini adalah wujud memanfaatkan lahan sempit, ujar pria 23 tahun ini, beberapa unsur pokok yang dibutuhkan tanaman hidroponik antara lain , cukup sinar matahari, air, nutrisi,oksigen/sirkulasi udara, suhu dan media pemegang perakaran,
benih sayuran yang mendukung pola tanam hidroponik antara lain pocai, kangkung, kale maupun selada.
Melihat semangat Ari, ketua Barisan Anti Sampah Plastik Hj. Sri Silvisa Novita M. Syahrial mendukung dan memperbanyak instalasi tanaman, dengan harapan menjadi usaha para pemuda.
” saya sangat mengapresiasi yang dilakukan ari, dan berharap ini menjadi contoh bagi para generasi milineal lainnya menjadikan peluang usaha”
Walikota Tanjungbalai, H.M.Syahrial, SH.MH, Kapolres Tanjungbalai, Kepala Kejaksaan Tanjungbalai, Ketua Pengadilan Negeri Tanjungbalai, Danlanal TBA dan Dandim 0208, ketua DPRD Tanjungbalai juga ikut mengapresiasi yang dilakukan Ari, tanaman hdyroponik juga salah satu wujud mendukung ketanahan pangan, ujar H. M. Syahrial SH.MH
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!