DERAS.CO.ID – Perbaungan, Serdang Bedagai — Tim pengabdian kepada masyarakat dari Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar kegiatan bertajuk “Digitalisasi Pemasaran Produk UMKM Dodol Indah Perbaungan Melalui Platform E-Commerce”. Kegiatan ini bertujuan mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Dodol Indah agar dapat memasarkan produknya secara lebih luas melalui platform digital, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi melalui bantuan alat produksi. Kegiatan ini dipimpin oleh Harvei Desmon Hutahaean, S.Kom., M.Kom selaku ketua tim pelaksana, bersama dua anggota tim yaitu Dr. Anggi Pratiwi Sitorus, M.E dan Saut Marulitua Hutapea, S.Pd.
Dalam pelaksanaannya, tim memberikan pendampingan dan pelatihan kepada pelaku UMKM Dodol Indah mengenai cara memanfaatkan platform e-commerce sebagai sarana pemasaran produk. Pelatihan ini mencakup pengenalan cara membuat dan mengelola toko daring, strategi promosi produk secara digital, hingga tata cara pengelolaan transaksi penjualan secara online. Melalui pendampingan ini, diharapkan jangkauan pasar produk dodol khas Perbaungan dapat meluas hingga ke luar daerah, tidak lagi terbatas pada penjualan secara konvensional.
Ketua tim, Harvei Desmon Hutahaean, S.Kom., M.Kom, menyampaikan bahwa digitalisasi pemasaran menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku UMKM di tengah perkembangan teknologi informasi saat ini. Menurutnya, banyak UMKM di daerah yang memiliki produk berkualitas namun masih terkendala dalam hal pemasaran karena keterbatasan pengetahuan mengenai platform digital.
Selain pendampingan pemasaran digital, tim pengabdian juga menyerahkan bantuan berupa mesin penggiling tepung kepada UMKM Dodol Indah. Bantuan alat ini diberikan sebagai upaya nyata untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi dodol, mengingat proses penggilingan tepung secara manual selama ini dinilai memakan waktu dan tenaga yang cukup besar.
Dengan adanya mesin penggiling tepung tersebut, pelaku usaha diharapkan dapat mempercepat proses produksi, meningkatkan volume produksi, serta menjaga konsistensi kualitas bahan baku dodol yang dihasilkan.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM. Tim pengabdian menekankan bahwa peningkatan kapasitas produksi perlu diiringi dengan strategi pemasaran yang tepat agar hasil produksi dapat terserap pasar secara optimal. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang secara terpadu, mencakup aspek hulu (produksi) dan hilir (pemasaran) sekaligus.
Pelaku UMKM Dodol Indah menyambut baik kegiatan ini dan berharap pendampingan semacam ini dapat terus berlanjut, sehingga usaha mereka dapat terus berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi salah satu wujud kontribusi Universitas Negeri Medan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM di Kabupaten Serdang Bedagai, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memperluas akses pasar melalui platform e-commerce.
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!