Saturday , September 12 2026
Beranda / Berita / Peran Utama Sekolah Dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat
deras.co.id

Peran Utama Sekolah Dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian masyarakat adalah suatu kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat tertentu dalam beberapa aktivitas tanpa mengharapkan imbalan dalam bentuk apapun. Secara umum program ini dirancang untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia, khususnya dalam mengembangkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa Indonesia.

Pengabdian masyarakat seharusnya bersifat kontinual dan jangka panjang karena dalam membangun sebuah masyarakat dibutuhkan proses yang panjang. Banyak aspek yang harus disentuh untuk menjadikan suatu masyarakat itu baik, karakternya, budayanya, sampai pola pikirnya juga harus kita sentuh untuk benar-benar menciptakan sebuah masyarakat yang beradab.

Bentuk pengabdian masyarakat juga variatif, tak selalu terpaku pada bakti sosial kilat dengan sembako seadanya seperti yang dilakukan partai-partai politik menjelang pemilu. Menyelenggarakan pendidikan gratis atau memberdayakan sumber daya manusia suatu daerah, bahkan membeli produk lokal juga merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat. Suatu gerakan pemberdayaan masyarakat apapun bentuknya adalah bagian dari pengabdian masyarakat.

Dewasa ini, tidak hanya universitas-universitas dan perguruan tinggi yang melaksanakan program pengabdian masyarakat, melainkan menjalar hingga ke sekolah-sekolah. Salah satu dari sedikit sekolah yang menerapkan program pengabdian masyarakat ini adalah Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah atau yang sering dikenal dengan nama YPSA. Sekolah Islam Internasional ini memiliki program tahunan yang disebut dengan Homestay.

Homestay adalah program kegiatan siswa/i kelas XI SMA YPSA ke suatu desa/daerah kunjungan untuk tinggal sementara selama 5 sampai 7 hari di rumah penduduk dimana pemilik rumah tersebut adalah berlaku sebagai orangtua asuh mereka.

Selama dalam kegiatan homestay siswa/i berperan sebagai anggota keluarga dan mengikuti kegiatan keseharian orangtua asuhnya seperti membantu pekerjaan orangtua baik di rumah maupun tempat bekerja (di ladang, di sawah ataupun jualan) sesuai dengan pekerjaan orangtua asuh tersebut.

Adapun tujuan dari kegiatan ini diantaranya yaitu untuk:

  1. Mengisi kecerdasan spiritual (SQ)
  2. Melatih kemandirian dan leadership siswa/i
  3. Melatih kecerdasan sosial (bermasyarakat)
  4. Menambah wawasan dan pengalaman

Disamping itu juga dalam bermasyarakat, siswa/i melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat dan berperan aktif dalam kegiatan sosial, seperti membersihkan jalan desa, membersihkan sarana umum, sarana ibadah, memakmurkan masjid, dan aktif dalam kegiatan keagamaan seperti menghadiri pengajian-pengajian dan aktif dalam kegiatan desa, seperti pertemuan kelompok desa, perkumpulan kampung, serta kunjungan ke sekolah-sekolah terdekat, menjalin silaturrahmi dan perkenalan dengan warga sekolah, dan untuk menambah teman/sahabat. Klik disini

Baca Juga

deras.co.id

Menteri Ekonomi Malaysia Kagum Potensi Sumut, Puji Kepemimpinan Bobby Nasution

DERAS.CO.ID – MEDAN– Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd Nasir memuji kinerja Gubernur Sumatera …