DERAS.CO.ID – Medan – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS melemah ke level Rp16.030 di awal pekan ini, dipicu ekspektasi penguatan dolar AS yang terus menunjukkan tren bullish menjelang pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS.
Pelemahan ini dikhawatirkan dapat memicu inflasi, meskipun dampaknya belum langsung terasa.
Pengamat Ekonomi dan Keuangan Sumatera Utara, Gunawan Benyamin, Senin (16/12/2024), menyebutkan, harga kebutuhan pokok seperti daging ayam, telur, minyak goreng, cabai, bawang dan beras mengalami kenaikan.
Namun, lonjakan harga ini lebih dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan dan melemahnya pasokan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Meski pelemahan Rupiah memberikan keuntungan bagi petani sawit, dampak negatifnya terhadap perekonomian Sumut jauh lebih besar,” ungkap Gunawan.
Ia juga menambahkan, tekanan eksternal membuat pergerakan Rupiah sulit diprediksi, dengan harapan stabilitas mata uang segera tercapai.
Sumber: hariansib.com
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!