Oxford, Dewan Kota Oxford secara resmi mencabut penghargaan Freedom of Oxford dari pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi. Pencabutan ini diumumkan setelah mereka mengeluarkan suara bulat dalam pemungutan suara yang dilakukan pada Senin (27/11). Dilucutinya penghargaan Freedom of Oxford dari Suu Kyi merupakan tanggapan Oxford atas penindasan terhadap …
Selengkapnya »Indonesia Resmi Bangun Rumah Sakit Di Rakhine
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dijadwalkan mengunjungi Myanmar pada Minggu (19/11) untuk meresmikan pembangunan rumah sakit (RS) Indonesia di Kota Muaung Bwe di Rakhine State. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir dalam press briefing di Jakarta, Jumat mengatakan pada tanggal 19 November akan dilaksanakan ground breaking di mana …
Selengkapnya »Delegasi Indonesia Tekan ASEAN Segera Teken Draft MoU Repatriasi Warga Rohingya
Manila, Delegasi Indonesia membawa misi soal perdamaian dan nasib etnis Rohingya dalam Pertemuan ASEAN Political and Security Community (APSC) Council di Manila, Ahad (12/11). Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menekankan situasi di negara bagian Rakhine memerlukan komitmen dan tindakan yang konkret agar krisis kemanusiaan dapat segera diakhiri. Menlu RI …
Selengkapnya »Bantuan Relawan Dihadang Demonstan saat Menuju Kamp Pengungsi Rakhine
Yangoon, Relawan dan pekerja bantuan dari Relief International dihadang, lalu dipaksa pergi oleh sekelompok warga Buddha di Rakhine, Myanmar. Mereka dihadang ketika ingin mengunjungi kamp pengungsi Muslim Rohingya di daerah tersebut, Rabu (25/10). Pekerja dari Relief International telah berniat untuk menyalurkan bantuan makanan untuk umat Muslim di Myebon, Rakhine. Namun …
Selengkapnya »Mengharukan, Bocah 7 Tahun Rohingya Ini Gendong Adiknya Hingga Bangladesh
Yosar Hossein (7 tahun), seorang bocah lelaki Muslim Rohingya berjuang melebihi kapasitas usianya saat ia berjalan menyusuri jalanan berlumpur dan banjir untuk mencapai Bangladesh,melarikan diri dari kejahatan rezim Myanmar, dengan membawa serta adik bayinya di punggungnya. Ia berjalan tanpa menggunakan alas kaki dan masih mengenakan seragam sekolahnya, anak berusia 7 …
Selengkapnya »PBB: Myanmar Gagal Lindungi Warga Rohingya Dari Kejahatan Keji
Yangon, Pemerintah Myanmar dianggap telah gagal memenuhi kewajiban internasionalnya dan gagal melindungi warga Rohingya dari kekejaman yang terjadi di negara bagian Rakhine. Hal itu disampaikan penasihat khusus PBB soal pencegahan genosida, Adama Dieng, dan penasihat khusus PBB soal tanggung jawab untuk melindungi, Ivan Simonovic. Keduanya juga menyatakan bahwa respons internasional …
Selengkapnya »PBB Akan Buat Pertemuan Khusus Bahas Rohingya
Rakhine, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan mengadakan pertemuan guna menanggapi laporan mantan Sekretaris Jendral (Sekjen) Kofi Annan. Laporan yang rencananya digelar pada Jumat (13/10) itu akan membahas situasi di Rakhine, Myanmar. Annan akan mempresentasikan hasil investigasi dewan penasihat terkait Rakhine selama Agustus kemarin. Politisi asal Ghana itu diminta merepresentasikan laporan tersebut …
Selengkapnya »12 Orang Tewas Puluhan Hilang Akibat Tenggelamnya Kapal Pengungsi Rohingya
Dhaka, Sebuah kapal yang mengangkut para pengungsi Rohingya asal Myanmar tenggelam di dekat pantai Bangladesh. Setidaknya 12 orang tewas dan puluhan lainnya hilang dalam insiden itu. Otoritas penjaga pantai dan penjaga perbatasan mengatakan, kapal tersebut penuh sesak dengan sekitar 100 orang ketika tenggelam pada Minggu (8/10) malam waktu setempat di Sungai …
Selengkapnya »Data PBB Sebut Total Pengungsi Rohingya Mencapai 700 Ribu Jiwa
New York, Jumlah Muslim Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh sejak Agustus untuk menghindari kekerasan di Myanmar telah mencapai 500 ribu orang. Demikian pernyataan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Kamis. Deputi juru bicara PBB, Farhan Haq mengatakan dikombinasikan dengan pengungsi yang melarikan diri sebelumnya, jumlah total Rohingya di Bangladesh diyakini lebih …
Selengkapnya »Formula 4+1, Cara Ampuh RI Untuk Selesaikan Kasus Rohingya
Wakil Presiden M. Jusuf Kalla mengatakan formula 4+1 yang ditawarkan Indonesia merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan dunia untuk menyelesaikan persoalan Rohingya di Myanmar. “Formula 4+1 yang kita tawarkan itu yang bisa diterima kedua belah pihak. Dan merupakan salah satu cara untuk menyelesaikan kasus Rohingya ” kata Wapres M. …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!