Naypyitaw, Otoritas Myanmar mengakui tindakan pihaknya membuldoser desa-desa warga etnis minoritas muslim Rohingya di Rakhine. Namun mereka membantah jika aksi itu bertujuan menghancurkan bukti kekejaman pada Rohingya. Lalu untuk apa? Pekan lalu, Human Rights Watch (HRW) merilis foto-foto citra satelit yang menunjukkan sedikitnya 55 desa di Rakhine diratakan dengan tanah …
Selengkapnya »Warga Rohingya Sengaja Dibuat Kelaparan Oleh Pasukan Keamanan Myanmar
Pemerintah Myanmar sengaja mengondisikan masyarakat Rohingya agar menderita dan pindah ke negara lain. Warga Rohingya dibiarkan hidup kelaparan. Ini menurut pernyataan Amnesty International beberapa hari lalu. Kelompok Hak Asasi Manusia (HAM) tersebut menyatakan, pemusnahan etnis terus berlanjut terhadap orang Rohingya. Hampir 690.000 orang di antaranya telah meninggalkan Myanmar sejak negara …
Selengkapnya »Warga Etnis Rohingya Dibantai dan Dikubur di 5 Kuburan Massal
Warga Rohingya yang dibantai oleh militer Myanmar dimakamkan di lima kuburan massal. Ini menurut laporan sebuah penyelidikan eksklusif oleh kantor berita AP. Laporan tersebut diumumkan pada Kamis, (1/2), termasuk kesaksian dari puluhan korban selamat dan kerabat korban. Diperkirakan ada sekitar 400 penduduk Rohingya yang dianiaya dan dibunuh oleh tentara Myanmar. …
Selengkapnya »Indonesia Kirim 10 Ton Bantuan Untuk Rohingya
Jakarta, Indonesia kembali mengirimkan bantuan kemanusian untuk masyarakat Rohingya yang ada di Cox’s Bazar, Bangladesh. Bantuan yang dikirim menggunakan pesawat Hercules dilepas langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (24/1). Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo …
Selengkapnya »Repatriasi Warga Rohingya Memakan Waktu 2 Tahun
DHAKA, Bangladesh akan menyelesaikan proses pemulangan ratusan ribu Muslim Rohingya ke Myanmar dalam waktu dua tahun. Para pengungsi itu meninggalkan Myanmar setelah operasi militer brutal. Bangladesh dan Myanmar telah membuat kesepakatan untuk pemulangan pengungsi ke negara asalnya. Rencana repatriasi itu ditanggapi penuh kekhawatiran oleh sejumlah lembaga yang mempertanyakan keamanan, mata …
Selengkapnya »Kasus Genosida, Oxford Cabut Penghargaan Aung San Suu Kyi
Oxford, Dewan Kota Oxford secara resmi mencabut penghargaan Freedom of Oxford dari pemimpin de facto Myanmar Aung San Suu Kyi. Pencabutan ini diumumkan setelah mereka mengeluarkan suara bulat dalam pemungutan suara yang dilakukan pada Senin (27/11). Dilucutinya penghargaan Freedom of Oxford dari Suu Kyi merupakan tanggapan Oxford atas penindasan terhadap …
Selengkapnya »Indonesia Resmi Bangun Rumah Sakit Di Rakhine
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dijadwalkan mengunjungi Myanmar pada Minggu (19/11) untuk meresmikan pembangunan rumah sakit (RS) Indonesia di Kota Muaung Bwe di Rakhine State. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir dalam press briefing di Jakarta, Jumat mengatakan pada tanggal 19 November akan dilaksanakan ground breaking di mana …
Selengkapnya »Delegasi Indonesia Tekan ASEAN Segera Teken Draft MoU Repatriasi Warga Rohingya
Manila, Delegasi Indonesia membawa misi soal perdamaian dan nasib etnis Rohingya dalam Pertemuan ASEAN Political and Security Community (APSC) Council di Manila, Ahad (12/11). Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menekankan situasi di negara bagian Rakhine memerlukan komitmen dan tindakan yang konkret agar krisis kemanusiaan dapat segera diakhiri. Menlu RI …
Selengkapnya »Bantuan Relawan Dihadang Demonstan saat Menuju Kamp Pengungsi Rakhine
Yangoon, Relawan dan pekerja bantuan dari Relief International dihadang, lalu dipaksa pergi oleh sekelompok warga Buddha di Rakhine, Myanmar. Mereka dihadang ketika ingin mengunjungi kamp pengungsi Muslim Rohingya di daerah tersebut, Rabu (25/10). Pekerja dari Relief International telah berniat untuk menyalurkan bantuan makanan untuk umat Muslim di Myebon, Rakhine. Namun …
Selengkapnya »Mengharukan, Bocah 7 Tahun Rohingya Ini Gendong Adiknya Hingga Bangladesh
Yosar Hossein (7 tahun), seorang bocah lelaki Muslim Rohingya berjuang melebihi kapasitas usianya saat ia berjalan menyusuri jalanan berlumpur dan banjir untuk mencapai Bangladesh,melarikan diri dari kejahatan rezim Myanmar, dengan membawa serta adik bayinya di punggungnya. Ia berjalan tanpa menggunakan alas kaki dan masih mengenakan seragam sekolahnya, anak berusia 7 …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!