Jakarta, Harta Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) mencapai Rp114,769 miliar dan 49.150 dolar AS menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan pada 2015. Berdasarkan laman https://acch.kpk.go.id yang dikutip di Jakarta, Senin, disebutkan Setnov terakhir melaporkan hartanya pada 13 April 2015. Harta Setnov itu terdiri atas tanah dan bangunan …
Selengkapnya »DPRD Sumut Dijerat KPK
Tiga orang anggota DPRD Sumatera Utara yakni Guntur Manurung (Demokrat), Zulkifli Effendi Siregar (Hanura) dan Bustami HS (PPP) yang terlibat dalam tindak pidana korupsi resmi diganti sebagai anggota DPRD Sumut. Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) ketiganya digelar dalam Paripurna DPRD Sumut hari ini, Rabu (14/6/2017). Pada data yang dibacakan Ketua …
Selengkapnya »Apa Kabar Kasus Novel Baswedan? Pelaku Belum Juga Tertangkap
Jakarta, Keluarga penyidik senior KPK Novel Baswedan meminta pihak kepolisian agar berani untuk mengungkap pelaku penyerangan terhadap Novel. Hingga hari ke-55, pihak kepolisian belum juga menangkap pelaku penyerangan terhadap Novel. “(Penangkapan pelaku) ini hanya masalah kemauan dan keberanian saja,” kata abang Novel, Taufik Baswedan saat dihubungi di Jakarta, Senin (5/6). …
Selengkapnya »Kasus Penyerangan Novel Baswedan, Pria Bernama Nico Diperiksa Polisi
Jakarta, Polda Metro Jaya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan kasus penyiraman Novel Baswedan. Bila sebelumnya penyidik sempat mencurigai AL, kini muncul satu nama lagi yang masuk dalam daftar pemeriksaan yakni Niko “Ada seseorang yang berinisial N, sedang diperiksa dan ada indikasi ke sana,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto …
Selengkapnya »Miryam dan Andi Narogong Diperiksa KPK
Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap tersangka Miryam S Haryani sebagai saksi, Rabu (17/5). Dia akan bersaksi untuk tersangka Andi Narogong terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP. “Miryam S Haryani akan diperiksa sebagai saksi atas tersangka AA,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Kantor KPK, Rabu (17/5). …
Selengkapnya »Polda Metro Jaya Temukan Terduga Penyiram Novel?
Jakarta, Jajaran penyidik Polda Metro Jaya telah menemukan orang yang diduga pelaku penyiraman air keras ke wajah muka penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, mengatakan, kronologinya berawal ketika jajaran penyidik dari Polda Metro Jaya dan Mabes Polri …
Selengkapnya »Novel Baswedan Membaik, Pelaku Masih Belum Tertangkap
Jakarta, Sudah hampir satu bulan teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Kondisi kesehatan mata Novel kian menunjukkan perkembangan yang lebih baik sejak dirawat intensif di rumah sakit di Singapura. “Setelah melewati perawatan intensif selama lebih dari 20 hari di Singapura, terdapat beberapa perkembangan …
Selengkapnya »Rizal Ramli Sebut Ada Tekanan IMF Di SKL BLBI
Jakarta, Menteri Keuangan dan Koordinator Perekonomian periode 2000-2001 Rizal Ramli mengaku menjelaskan secara umum kepada KPK bahwa kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) tidak bisa dilepaskan peranannya dari tekanan IMF kepada Indonesia. Rizal mendatangi gedung KPK untuk didengar keterangan dan pandangannya terhadap kebijakan Surat Keterangan Lunas (SKL) BLBI. “Seperti diketahui …
Selengkapnya »KPK Tangkap MSH di Daerah Kemang
Jakarta, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan pemeriksaan terhadap Miryam S. Haryani pada Senin (1/5) hari ini, di kantor KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Politikus Hanura yang menjadi DPO dalam kasus kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) itu ditangkap di wilayah Jakarta Selatan. “Hari ini tentu akan kita lakukan pemeriksaan terlebih dahulu, akan …
Selengkapnya »KPK, Buru Bank Plat Merah Kasus BLBI
Jakarta, Direktur CBA, Uchok Sky Khadafi mengapresiasi kinerja KPK dalam meningkatan status penyelidikan ke penyidikan terhadap kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Dari peningkatan status ini, KPK baru menetapkan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syarifuddin Arsyad Temenggung (SAT) sebagai tersangka. “Meski Syafrudin Arsyad Temenggung sudah ditetapkan sebagai tersangka, KPK …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!