Bagi mereka yang bersekolah di SD sekitar tahun 1980-an pasti hapal dengan makanan pokok di beberapa daerah di Indonesia. Jagung adalah makanan pokok orang Madura. Sagu identik dengan rakyat Maluku dan Irian Jaya (sekarang Papua). Sayang, sejumlah makanan lokal itu pelan tapi pasti tersingkir oleh beras. Nasi, yang diolah dari …
Selengkapnya »Mungkinkah Kebanyakan Kafein Sebabkan Kematian?
Kafein merupakan zat peningkat mood yang paling populer di dunia. Hampir setiap hari orang mengonsumsinya, walau tidak dalam bentuk kopi, melainkan teh, soda, atau minuman energi. Trimethylxanthine adalah istilah kimia untuk bubuk pahit yang lebih dikenal dengan kafein. Zat ini membantu kita tetap terjaga, awas, dan meningkatkan energi. Di balik …
Selengkapnya »Sering Cemas, Risiko Stroke Meningkat
Rasa cemas diketahui berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit. Baru-baru ini, sebuah studi menemukan, pria dan wanita yang mengalami gejala cemas yang parah memiliki risiko stroke lebih tinggi daripada mereka yang tidak mengalaminya. Maya J Lambiase, penulis riset dari University of Pittsburgh School of Medicine mengatakan, semakin tinggi kadar cemas seseorang, …
Selengkapnya »Makan Telur Justru Tekan Risiko Kena Stroke
Makan satu butir telur sehari ternyata mengurangi risiko stroke hingga 12 persen. Studi yang dipimpin ilmuwan AS ini juga membuktikan makan telur setiap hari tak berhubungan dengan penyakit jantung. Para periset sampai pada kesimpulan itu dengan mereview sejumlah studi yang diterbitkan lebih dari 33 tahun, antara 1982 dan 2015 dan …
Selengkapnya »Mengapa Bubuk Kafein Berbahaya?
Kafein yang terdapat pada kopi, teh dan produk lainnya hampir kita konsumsi setiap harinya. Namun, mengapa bubuk kafein berbahaya? Pada Selasa lalu, Food and Drug Administration (FDA), badan kesehatan makanan Amerika, memberikan surat peringatan kepada lima perusahaan yang menjual bubuk kafein, mengatakan bahwa produk mereka menimbulkan “risiko penyakit dan luka …
Selengkapnya »Apa Dampak Kecanduan Kopi Untuk Remaja?
Generasi milenial selain dikenal senang minum wine juga doyan minum kopi. Mereka mulai minum kopi di usia yang lebih muda dibandingkan generasi sebelumnya. Permintaan kopi di Amerika Serikat yang merupakan peminum kopi terbesar di dunia saat ini mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Penyebabnya, generasi milenial (semua orang berusia 19 sampai …
Selengkapnya »Sayur Dan Buah Terbukti Dapat Memperlambat Penuaan
Jika Anda ingin menunda tanda-tanda penuaan, penelitian baru menunjukkan cara yang sederhana, yaitu makan sayur dan buah dengan warna hijau. Dengan makan lebih banyak brokoli, kubis dan alpukat misalnya, Anda bisa menangkal tanda-tanda penuaan. Senyawa utama NMN (nicotinamide mononukleotida) yang terdapat di buah dan sayuran hijau membantu memperlambat tanda-tanda penuaan …
Selengkapnya »Cokelat Menjaga Kesehatan Jantung
Berbahagialah para pecinta cokelat. Ada kabar baik datang dari penelitian jangka panjang University of Aberdeen di Skotlandia. Menurut para ilmuwan, makan cokelat hari ini dapat memberi manfaat sehat bagi jantung di kemudian hari. Penelitian yang berlangsung selama 12 tahun dan dimuat dalam jurnal Heart ini menemukan, pecinta cokelat cenderung memiliki …
Selengkapnya »Berlari dengan Cara Ini Bantu Usir Lemak Berlebih
Sudah rutin berlari setiap hari, namun Anda mendapati lemak pinggang tak kunjung hilang? Itu tandanya Anda perlu mengubah cara berlari. Lakukan selama 1 bulan ke depan untuk perut, pinggul, dan paha yang lebih kencang. Variasikan kecepatan berlari Berlari atau berjalan dengan kecepatan berbeda, terbukti efektif mengurangi lemak perut dan mempercepat …
Selengkapnya »Ubi, Camilan Sehat Yang Tak Bikin Gemuk
Menghindari makan camilan tinggi gula demi menurunkan berat badan, tapi perut mulai terasa lapar di sore hari? Anda bisa memilih ubi manis kukus yang kaya manfaat sehat sebagai camilan. Beriku ini tiga cara ubi manis membantu Anda menurunkan berat badan. Memuaskan keinginan makanan manis dan asin sekaligus Ubi jalar memiliki …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!