Deras.co.id – Hampir dapat dipastikan kubu Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo berjuang di Mahkamah Konstitusi (MK) untuk membidik dinasti Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Bocoran ihwal itu menjadi perbincangan serius. Menariknya, pelan-pelan Prabowo Subianto terkesan bermain mata dengan kelompok oposisi. Alasannya, kedua pihak pernah dua kali dicurangi di Pilpres 2014 …
Selengkapnya »Resmi: Tim Hukum Amin Gugat Hasil Pemilu Curang ke MK
Deras.co.id – Tim Hukum Nasional (THN) pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin) resmi mendaftarkan gugatan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (21/3/2024). THN Amin mendatangi MK dengan agenda pendaftaran permohonan pembatalan keputusan KPU Nomor 360 …
Selengkapnya »Aneh Bin Ajaib, Wakil Menteri Bisa Rangkap Jabatan Komisaris BUMN
Jakarta, Posisi Wakil Menteri (Wamen) merangkap komisaris disorot Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam sidang gugatan penghapusan posisi Wamen, Hakim Konstitusi dibuat kebingungan oleh rangkap jabatan ini. Kebingungan Wamen rangkap jabatan komisaris ini diutarakan hakim konstitusi Saldi Isra dan Suhartoyo beberapa waktu lalu. “Kira-kira apa yang membenarkan atau dasar hukum apa yang …
Selengkapnya »Prabowo Ketemu Jokowi, Amien Rais Kepada Relawan: Jangan Termakan Hoax
Jakarta, Politikus senior Partai Amanat Nasional Amien Rais akhirnya bertemu dengan eks capres 02 Prabowo Subianto. Pertemuan ini sekaligus menjawab kegelisahan Amien ihwal pertemuan Prabowo dan Joko Widodo. Amien sebelumnya bertanya-tanya soal alasan Prabowo ketemu Jokowi. Amien memang telah menerima surat dari mantan Danjen Kopassus itu. Tapi isi surat belum menjawab …
Selengkapnya »Mantap, Rocky Gerung Ucapkan Selamat Kepada Presiden Pilihan MK
Jakarta, Pakar Filsafat Rocky Gerung akhirnya mengucapkan selamat kepada Jokowi-Ma’ruf karena bakal menjadi Presiden Terpilih pasca putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak seluruh permohonan Prabowo-Sandi. “Jangan ngamuk lagi, gue ucapin selamat,” katanya lewat akun Twitter, Jumat (28/6/2019). Hanya saja, Rocky mengisyaratkan kemenangan Jokowi-Ma’ruf bukanlah kemenangan yang didapatkan secara benar. “Selamat dimenangkan,” …
Selengkapnya »Tim Hukum 01 Berikan ‘Wejangan’ Untuk Tim Hukum 02
Jakarta, Anggota tim kuasa hukum Jokowi-Ma’ruf, I Wayan Sudirta, mengatakan sejatinya advokat yang baik adalah yang membantu majelis hakim supaya putusannya adil dan perkaranya diungkap menjadi jelas. Untuk membantu majelis, advokat sebaiknya menyampaikan bukti yang kuat. “Advokat harus membantu majelis agar supaya putusannya adil, perkara ini dibuat terang. Caranya dengan menyampaikan …
Selengkapnya »Hakim Tanya Tentang Situng, KPU pun Ngeles dan Bingung
Majelis Hakim Konstitusi mencecar sejumlah pertanyaan kepada kubu Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai termohon dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis, 20 Juni 2019. Salah satunya mengenai, pernah atau tidaknya KPU menguji sistem yang serupa dengan Sistem Informasi Perhitungan suara (Situng). Di Pemilu 2019 terdapat beberapa sistem …
Selengkapnya »Sebut KPPS Tewas Diracun, Polisi Akan Dalami Ceramah Ust. Rahmat Baequni
Jakarta, KPU angkat bicara soal ceramah Rahmat Baequni yang menyebut ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia karena diracun. KPU meminta polisi melakukan klarifikasi kepada Rahmat. Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi geram dengan ceramah Rahmat Baequni. Dia menyebut Rahmat menyebar berita bohong dengan bungkus ceramah agama. “Bilang KPPS …
Selengkapnya »Tim Hukum 02 Hadirkan 17 Saksi dan Ahli, Berikut Daftar Namanya
Jakarta, Sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Tim Prabowo-Sandi menyiapkan 17 orang saksi yang terdiri atas 15 orang saksi fakta dan dua orang saksi ahli. Ketua MK Anwar Usman pun memanggil saksi satu persatu saksi …
Selengkapnya »Mantan Petinggi KPK: Lebih Baik Kami Mati Syahid
Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi, Abdullah Hehamahua meminta Mahkamah Konstitusi (MK) berani tegas dalam memutuskan sengketa Pilpres 2019. Abdullah meminta MK bernyali dengan mendiskualifikasi pasangan 01, Jokowi-Ma’ruf Amin. Dia menyoroti polemik cawapres Ma’ruf Amin karena statusnya sebagai Dewan Pengawas Syariah (DPS) di Bank Mandiri Syariah dan Bank BNI Syariah. “Siapa …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!