Tuesday , May 26 2026
Beranda / Tag Archives: Nilai Kehidupan (halaman 42)

Tag Archives: Nilai Kehidupan

Belajar Dari Kegagalan Merupakan Awal Kesuksesan

shafiyyatul.com

Masih  banyak  orang  yang  belum  menyadari  bahwa  kegagalan  yang mereka  alami  adalah  sebagai  pembelajaran  bagi  diri  mereka  yang  tidak pernah  diajarkan  oleh  guru  atau  dosen  dibangku  pendidikan.  Melainkan diajarkan  oleh  alam  agar  setiap  orang  menjadi  lebih  baik  lagi.  Sebuah  kegagalan  terjadi  bukan  tanpa  sebuah  sebab.  Kegagalan  muncul  disebabkan oleh  kelalaian  …

Selengkapnya »

Ibu Erika Dengan Bisnis Rendang “Lezat & Tahan Lama”

shafiyyatul.com

Seorang Ibu warga Payakumbuh, namanya Ibu Erika asal Sumatera Barat salah satu yang beruntung karena Rendang. Ibu dengan 5 orang anak ini bisa membeli mobil, rumah hingga sawah dari Bisnis rendang. Rendang Merupakan makanan khas Sumatera Barat. Makanan ini diklaim salah satu dari 50 makanan terenak di dunia versi CNN. …

Selengkapnya »

Gara-Gara Seekor Kucing

shafiyyatul.com

Sepasang suami-istri dikaruniai seorang anak pada tahun pertama masa pernikahannya. Tentu saja, mereka sangat gembira dengan anugerah Allah tersebut karena memiliki anak termasuk salah satu harapan besarnya. Akan tetapi, kebahagiaan mereka tidak bertahan lama. Allah Swt. berkehendak menimpakan penyakit aneh kepada sang anak yang masih bayi itu. Berbagai ikhtiar pengobatan …

Selengkapnya »

Burung Pelatuk Dan Pohon Berbuah Lebat

shafiyyatul.com

Ada sebuah pohon yang sedang berbuah lebat, buahnya terlihat kuning keemasan sangat menggiurkan. Seekor burung jalak terbang ke pohon tersebut dengan suara keras berteriak memuji pohon tersebut. “Pohon yang subur, engkau terlihat indah dengan buah-buah pohon ini.” Pohon setelah mendengar pujian tersebut berkata kepada burung jalak, “Teman, tinggallah ditempat saya!.” …

Selengkapnya »

Doa Dua Lelaki

shafiyyatul.com

Sebuah kapal karam diterjang badai hebat. Hanya dua lelaki yang dapat menyelamatkan diri dan berenang ke pulau kecil yang gersang. Dua orang yang selamat itu tak tahu apa yang harus dilakukan kecuali berdoa. Untuk mengetahui doa siapakah yang paling dikabulkan, mereka sepakat pergi ke daerah berasingan dan mereka tinggal berjauhan. …

Selengkapnya »

Seorang Nenek Pemungut Daun

shafiyyatul.com

Dahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka. Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukan salat Zhuhur. Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk …

Selengkapnya »

Jendela Kerata Api

shafiyyatul.com

Hari itu, di kereta api terdapat seorang pemuda bersama ayahnya. Pemuda itu berusia 24 tahun, sudah cukup dewasa tentu. Di dalam kereta, pemuda itu memandang keluar jendela kereta, lalu berkata pada Ayahnya. “Ayah lihat, pohon-pohon itu sedang berlarian” Sepasang anak muda duduk berdekatan. Keduanya melihat pemuda 24 tahun tadi dengan kasihan. Bagaimana …

Selengkapnya »

Gratis Sepanjang Masa

shafiyyatul.com

Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur. Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya. Setelah sang ibu mengeringkan tangannya dengan celemek. Ia pun membaca tulisan itu dan inilah isinya: Untuk memotong rumput Rp. 5000 Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini Rp. 5000 Untuk pergi ke toko disuruh ibu Rp. …

Selengkapnya »

Berat Segelas Air

shafiyyatul.com

Menurut anda, kira-kira berapa berat segelas air ini?” Jawaban para peserta sangat beragam, mulai dari 200 gram sampai 500 gram “Sesungguhnya yang menjadi masalah bukanlah berat absolutnya. Tetapi berapa lama anda memegangnya, “Jika saya memegangnya selama satu menit, tidak ada masalah. Jika saya memegangnya selama satu jam, lengan kanan saya akan …

Selengkapnya »

Nenek Penjual Sapu

shafiyyatul.com

Seorang teman menceritakan kekagumannya pada seorang nenek yang mangkal di depan Pasar Godean, Sleman, Yogyakarta. Ketika itu hari Minggu, saat dia dan keluarganya hendak pulang usai silaturahim bersama kerabat, mereka melewati Pasar Godean. Ibu dan teman saya tergoda membeli ayam goreng di depan pasar untuk sajian makan malam. Kebetulan hari …

Selengkapnya »