New York, Dua wartawan Reuters yang dipenjara oleh pemerintah Myanmar memenangkan penghargaan bergengsi dunia jurnalistik, Pulitzer. Dua wartawan Reuters, Wa Lone dan Kyaw Soe Oo, berhasil mengungkapkan pembantaian 10 pria Muslim Rohingya oleh penduduk desa Buddha dan pasukan keamanan Myanmar. Wa Lone dan Kyaw Soe Oo, keduanya warga Myanmar, mengungkap …
Selengkapnya »Akui Golan Milik Israel, 14 Negara Kutuk Pengakuan Biadab AS
New York, Dari 15 negara anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), 14 negara mengutuk pengakuan Amerika Serikat (AS) soal kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan. Dalam pertemuan darurat pada Rabu malam di New York, Amerika sendirian “dikeroyok” oleh 14 negara. Dataran Tinggi Golan sejatinya adalah tanah Suriah yang diduduki …
Selengkapnya »Pembantaian Muslim Di Mali, 157 Orang Meninggal Dunia
Bamako, Seorang juru bicara pemerintah Mali mengatakan korban tewas dalam serangan terhadap penduduk desa di Mali tengah pada hari Sabtu oleh orang-orang bersenjata tak dikenal telah meningkat menjadi 157. Ia juga membenarkan serangan tersebut sebagai salah satu kekejaman terbaru di negara yang dilanda oleh kekerasan etnis itu. Serangan tersebut terjadi ketika …
Selengkapnya »UNICEF Butuh Dana Mendesak USD152 juta Untuk Pengungsi Rohingya
Dhaka, UNICEF masih membutuhkan dana sebesar USD152 juta untuk memberikan bantuan mendesak bagi para pengungsi Rohingya dan penduduk setempat yang menampung mereka di Bangladesh tahun ini, demikian menurut seorang pejabat tinggi PBB, Rabu (27/02). “Hingga saat ini kami hanya memiliki 29 persen dari dana yang dibutuhkan dan kami bekerja keras …
Selengkapnya »Pelapor Khusus PBB: Myanmar Akan Bangun Pangkalan Militer Baru Di Rakhine
New york, Pelapor khusus PBB untuk Myanmar, Yanghee Lee, menegaskan bahwa penganiayaan terhadap Rohingya harus segera dihentikan. “Penganiayaan terhadap Rohingya harus dihentikan sekarang,” pungkas Lee yang khawatir bahwa pertempuran akan segera meletus di wilayah itu, yang saat ini menampung 162.000 orang yang terlantar secara internal, dikutip dari Anadolu. Yanghe Lee …
Selengkapnya »Sebut Caleg FPI Bermasalah, Yusril Tantang HRS Buat Partai
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra menegaskan PBB merupakan partai yang berdaulat dan berwenang menentukan arah politiknya sendiri tanpa intervensi organisasi apa pun. Caleg PBB pun memiliki latar belakang ormas yang beragam. “Caleg PBB berlatar belakang ormas yang beragam, tapi tidak menimbulkan masalah seperti FPI, yang tokohnya …
Selengkapnya »Tuntut Kemerdekaan, Separatis Papua Bawa Petisi Hingga Ke PBB
Jenewa, Kelompok separatis di provinsi Papua Barat, Indonesia, telah menyerahkan petisi kepada Kepala HAM PBB Michelle Bachelet. Petisi yang diklaim berisi 1,8 juta tanda tangan itu berisi tuntutan referendum kemerdekaan. Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda, mengatakan kepada Reuters bahwa petisi sudah diserahkan hari Jumat pekan …
Selengkapnya »Pengungsi Rohingya Alami Ketakutan Dideportasi Dari India
Dhaka, Sekelompok Penduduk Rohingya dilaporkan tiba di Bangladesh dari India, usai pemerintah New Delhi mendeportasi lima pengungsi Rohingya di tengah kekhawatiran para pegiat HAM. UNCHR menyesali keputusan India yang kembali mendeportasi para pengungsi Rohingya. “Ini adalah insiden kedua sejak Oktober 2018, ketika India mengembalikan tujuh Rohingya ke Negara Bagian Rakhine …
Selengkapnya »Yusril: Saya Profesional Lawyer, Bukan Bagian Dari Timses Jokowi-Kiai Ma’ruf
Jakarta, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengonfirmasi bahwa dirinya menjadi pengacara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin, Senin (5/11) sore. Namun, Yusril menegaskan, ia tidak ikut serta dalam tim sukses pemenangan pasangan capres nomor urut 01 tersebut. “Sebagai professional lawyer, saya tidak …
Selengkapnya »PM Bangladesh Sebut Otoritas Myanmar Bohong Mengenai repatriasi Rohingya
Dhaka, Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina menyatakan bahwa Myanmar menunda proses repatriasi (pemulangan kembali) para pengungsi Rohingya tanpa sebab. Hal ini disampaikan PM Hasina usai kunjungannya selama dua hari ke Nepal dalam ranga KTT BIMSTEC (Bay of Bengal Initiative for Multi-Sectoral Technical and Economic Cooperation), Blok Ekonomi tujuh negara Asia …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!