Pihak Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau hari ini rencananya melakukan pemeriksaan terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS). Surat pemanggilan ketiga atau terakhir sudah dilayangkan kepada Ustadz kondang itu. Apa yang akan dilakukan pihak UIN jika UAS tidak datang lagi. “Jika UAS tidak datang juga, kita serahkan …
Selengkapnya »Satu Demi Satu Pendukung Prabowo Dipolisikan, Ada Apa?
Satu per satu, barisan tokoh relawan dan pendukung capres/cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno dilaporkan ke kepolisian. Mereka dituduh melakukan beragam dugaan tindak pidana. Mulai dari penggelepan, dan penipuan, serta pencucian uang, sampai disangka makar, pencemaran nama baik, juga penyebaran kabar bohong. Para pelapor, diketahui terafiliasi dengan para pendukung dan relawan …
Selengkapnya »BPN Tak Akan Memaksa Demokrat Tetap Di Koalisi Adil Makmur
Jakarta, Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno, Andre Rosiade, menegaskan tidak ada paksaan bagi Partai Demokrat untuk bertahan atau hengkang dari Koalisi Indonesia Adil Makmur. Andre menyatakan, Demokrat memiliki hak untuk keluar atau tetap bertahan bersama koalisi pengusung Prabowo-Sandi. Andre berpendapat, koalisi pemenangan Prabowo-Sandiaga tetap solid …
Selengkapnya »Asisten Pribadi Ungkap Prabowo Bisa Berkomunikasi Dengan Hewan
Jakarta, Sisi lain capres Prabowo Subianto diungkap oleh asisten pribadinya, Rizky Irmansyah. Rizky menceritakan kemampuan Prabowo ‘berkomunikasi’ dengan hewan. Cerita itu disampaikan Rizky lewat Instagram sambil mengunggah foto-foto Prabowo dengan hewan. Ada foto Prabowo bersama kuda dan kucingnya, Bobby The Cat. Rizky awalnya menceritakan momen Prabowo disambut Bobby saat tiba …
Selengkapnya »Polisi Tetapkan Eggi Sudjana Tersangka Dugaan Makar
Jakarta, Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka kasus dugaan makar. Bahkan, polisi telah melayangkan surat panggilan perdana kepada anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga tersebut untuk diperiksa sebagai tersangka pada pekan depan. “Iya, betul (Eggi tersangka), besok Senin (13/5) dipanggil,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol …
Selengkapnya »Kapolri Siap Tindak Jika Ada Gerakan yang Ingin Menggulingkan Pemerintah
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian berharap tidak ada lagi aksi gerakan massa usai pemenang Pilpres 2019 diumumkan. Pasalnya, jika aksi itu ditujukan untuk menggulingkan pemerintah maka itu sama saja makar. “Jika sudah ada bahasa-bahasa yang akan menjatuhkan pemerintah, maka akan berhadapan dengan Pasal 107 KUHP yang menjelaskan soal makar dan ada …
Selengkapnya »Tuntutan Kivlen Zen Pimpin Demo KPU dan Bawaslu Esok
Jakarta, Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan & Kebenaran (GERAK) yang diinisiasi Kivlan Zen akan menggelar demonstrasi di KPU dan Bawaslu besok. Mereka ingin pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin didiskualifikasi dari Pilpres 2019. “Pak Kivlan menyatakan kepada saya bahwa berbarengan aksinya. Jadi ada yang ke KPU dan Bawaslu,” kata pengacara Kivlan, Eggi …
Selengkapnya »Prabowo Menang Demokrat Masuk, Jokowi Menang Demokrat Keluar
Partai Demokrat dipastikan akan keluar dari koalisi dengan Prabowo-Sandi. Tepat saat pasangan capres Jokowi-Ma’ruf diumumkan sebagai pemenang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pernyataan itu diungkapkan oleh Kepala Divisi Hukum dan Advokasi, Ferdinand Hutahaean. “Jadi kalau Pak Prabowo menang, Demokrat punya kewajiban moril politik dalam mengawal pemerintahan. Tapi kalau Pak Jokowi …
Selengkapnya »Wacana Wiranto Membungkam Para Pengkritik Pemerintah
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyatakan, pihaknya membentuk tim hukum nasional. Peran tim hukum ini untuk mengkaji pemikiran dan tindakan tokoh yang dinilai melanggar hukum. Wiranto mengatakan, tim hukum khusus ini merupakan kesimpulan dari rapat koordinasi terbatas di kantornya, Senin, 6 Mei 2019. Ia mengklaim sudah berkomunikasi dengan pakar hukum …
Selengkapnya »Tanggapi Rekomendasi Ijtima’ Ulama III, TKN 01 Sindir BPN 02
Elite Tim Kampanye Nasional (TKN) merespons rekomendasi Ijtima Ulama III yang mendesak Komisi Pemilihan Umum dan Bawaslu mendiskualifikasi pasangan 01 Jokowi-Ma’ruf Amin. Rekomendasi ini lantaran perhelatan Pilpres 2019 banyak kecurangan yang menguntungkan Jokowi-Ma’ruf. Juru Bicara TKN, TB Ace Hasan Syadzili menyindir forum Ijtima Ulama jilid III sebagai akal-akalan dari kubu …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!