Makassar, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf merespons pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyebut adanya budaya asal bapak senang atau ABS dalam tubuh TNI. JK menilai, pernyataan Prabowo tersebut menyiratkan budaya ABS itu dilakukan oleh rekan-rekan dari ketua umum …
Selengkapnya »Capres 01: Untung Saya Orang Sabar, Bukan Tempramen
Manado, Presiden Joko Widodo mengaku prihatin dengan praktik politik yang tidak memperhatikan etika politik sesuai dengan tata nilai Indonesia. Jokowi, sapaan akrabnya, mengaku kerap bersabar dalam menghadapi fitnah. “Inilah tata krama politik yang harus dibenahi, sedih melihat banyak yang bukan etika berpolitik kita,” kata Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan peserta Konferensi …
Selengkapnya »Kampanye Terbuka, Perang Janji-Janji Antar Capres Akhirnya Dimulai
Serang, Masa kampanye terbuka mulai dimanfaatkan masing-masing calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), Ahad (24/3). Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) membuka kampanyenya di Serang, Banten, sementara capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa pendukungnya di Manado, Sulawesi Utara. Jokowi mengawali kampanye terbuka dengan menyapa para …
Selengkapnya »Soal Survei, Pemred: Kompas Menjaga Profesionalisme dan Independen
Jakarta, Litbang Kompas hari ini merilis hasil survei Pilpres 2019 dengan hasil elektabilitas Joko Widodo 49,2% dan Prabowo Subianto 37,4%. Pemred Kompas, Ninuk Pambudy, memberikan penjelasan soal metodologi hingga hasil survei itu. “Kami memang dari waktu ke waktu selalu melakukan polling dan survei untuk elektabilitas. Survei ini pertama kita lakukan …
Selengkapnya »Litbang Kompas: Elektabilitas Jokowi Dibawah 50%, Prabowo Meningkat
Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019, sebulan sebelum hari pencoblosan. Hasilnya, selisih elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno semakin tipis. Survei yang dilakukan pada 22 Februari-5 Maret 2019 itu mencatat elektabilitas Jokowi-Ma’ruf mencapai 49,2 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga semakin mendekati Jokowi dengan 37,4 persen. Adapun 13,4 …
Selengkapnya »Kampanye Prabowo Di Riau ‘Sesak’ Dengan Kerumunan Massa
Calon presiden Prabowo Subianto menyambangi Riau, Rabu, 13 Maret 2019. Massa pendukung Prabowo membludak menyambut capres nomor urut 02 itu. Salah satu momen saat Prabowo yang di antaranya melintas sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru Riau. Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN), Ferdinand Hutahean mengatakan sambutan massa pendukung bak lautan manusia …
Selengkapnya »Soal Lahan, Erick Thohir: Yang Dituntut Kombatan GAM Itu Yang Harus Dipertanyakan
Jakarta, Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Erick Thohir angkat bicara terkait pernyataan yang menyebut lahan miliknya lebih banyak dari pada calon presiden (capres) Prabowo Subianto. Erick mengatakan, lahan yang dia miliki itu didapatkan secara bersih dan halal. “Itu, ya, kalo kami tidak dapat income yang tidak halal, ya, kami sudah dalam …
Selengkapnya »Google Trends Catat Popularitas Prabowo Semakin Dekati Jokowi
Persaingan capres mendekati coblosan makin panas. 47 hari lagi menjelang pemilihan, persaingan popularitas Joko Widodo dan Prabowo semakin ketat. Menurut pantauan pencarian topik pada Google Trends, popularitas Prabowo kian hari makin memepet dan menguntit ketenaran Jokowi. Menurut data yang dikumpulkan analisis media sosial Drone Emprit, hasil Google Trends tersebut bagi kubu …
Selengkapnya »Kadis LHK Aceh Ungkap Fakta Kepahlawanan Prabowo Terhadap Tanah RI
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, Syahrial, menyebutkan Prabowo sebagai pahlawan. Karena ia membeli aset yang sudah ditinggalkan oleh perusahaan lain pada era 90an. Aset yang dibeli oleh Prabowo itu berupa aset milik PT Tusam Hutani Lestari (PT THL) seluas 97.300 hektare, yang terbentang di empat Kabupaten yakni, …
Selengkapnya »Puisi ‘Doa yang Tertukar’, Fadli Zon Dituntut Minta Maaf
Jakarta, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dituntut untuk meminta maaf atas puisi berjudul ‘Doa yang Tertukar’. Puisi itu dinilai telah dianggap melecehkan tokoh kharismatik, pengasuh sekaligus pendiri Pesantren al-Anwar, Sarang, Rembang Jawa Tengah yang juga tokoh kharismatik senior Nahdlatul Ulama (NU), KH Maimun Zubair alias Mbah Moen. “Fadli Zon …
Selengkapnya »
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!