DERAS.CO.ID –Cibinong-Humas BRIN. Bawang putih (Allium sativum L.) merupakan tanaman rempah populer dan penting di Indonesia. Salah satu jenis bawang putih lokal asal Sumatera Utara adalah bawang putih Doulu. Bawang putih Doulu belum banyak dikaji, padahal jenis ini berpotensi dikembangkan menjadi varietas unggul karena memiliki aroma yang tajam, rasa yang pedas, dan memiliki toleransi terhadap cekaman asam dan kekeringan. Sayangnya bawang putih Doulu memiliki ukuran umbi yang kecil, sehingga produktivitasnya perlu ditingkatkan.
Upaya peningkatan produksi tanaman bawang putih ini, dapat dilakukan melalui teknik budidaya yang tepat, juga dengan rekayasa seluler. Rekayasa ini dapat dilakukan melalui teknik poliploidisasi untuk memperoleh individu poliploid, tujuannya untuk meningkatkan ukuran umbinya.
Untuk merekayasa teknik poliploidisasi ini Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Rekayasa Genetika (PRRG) pada Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan (ORHL) melakukan kerja sama dengan PT Ganesha Agro Teknologi. Penandatanganan kerja sama kedua belah pihak dilakukan oleh Ratih Asmana Ningrum selaku Kepala PRRG BRIN, dengan Diky Setya Diningrat sebagai Direktur PT Ganesha Agro Teknologi, pada Senin (26/6) secara daring.
Ratih Asmana Ningrum dalam sambutannya memberikan apresiasi pada kerja sama ini. “Saya berharap kerja sama ini sebagai inisiasi untuk kerja sama berikutnya. Dengan kerja sama ini juga, diharapkan sebagai awal kolaborasi kita yang lebih erat di masa yang akan datang. BRIN sebagai lembaga riset menyambut baik apapun bentuk kerja samanya, untuk meningkatkan iklim riset dan inovasi di Indonesia,” terangnya.
Ratih juga mengatakan, “Selain kegiatan riset tentunya kita bisa bekerja sama untuk pembinaan sumber daya manusia. Tentunya untuk meningkatkan kompetensi dan kapabilitas dari kedua belah pihak,” imbuhnya.
Dirinya menambahkan, BRIN sebagai lembaga riset menyambut baik kerja sama ini. PT. Ganesha Agro Teknologi adalah perusahaan yang pastinya lebih mengetahui kebutuhan dan permasalahan di lapangan. “Kami juga akan belajar banyak dari bapak dan ibu, seperti apa nanti aplikasi dari riset kita ini. Bagaimana nanti pemanfaatannya secara lebih luas jika dibandingkan dengan kegiatan kami sekarang,” pungkas Ratih menutup sambutannya.
Pada kesempatan yang sama, Diky Setya Diningrat pada sambutannya menyebutkan, PT. Ganesha Agro Teknologi yang berdiri pada saat pandemic Covid-19 merebak, merupakan rintisan dari para alumni ITB di Sumatera Utara. Tujuannya untuk memberikan kontribusi secara langsung kepada masyarakat melalui bidang ilmu yang digeluti.
Menurut Diky, beberapa produk PT. Ganesha Agro Teknologi telah diakui dan diklaim sebagai teknologi berkualitas. Hanya memang jika bergerak di bidang bioteknologi, perlu legalitas dan sertifikasi.
“Saat ini yang kita angkat adalah varietas bawang putih, yang secara genetik belum ada pembuktian bahwa varietas ini asli Danau Toba. Daerah Danau Toba dan pesisirnya merupakan daerah marginal, cekamannya agak unik karena biasanya cekaman kekeringan dan salinitas itu saling berdekatan. Di Danau Toba kekeringan ada tetapi salinitas tidak ada, karena Danau Toba merupakan danau air tawar. Jadi ini merupakan hal yang unik dan kita akan mencoba untuk menuntaskannya,” ujar Diky.
“Penggunaan bawang putih saat ini hanya untuk bumbu masak. Padahal sebetulnya kalau dilihat dari tipikalnya bawang putih ini adalah bawang putih tunggal, yang sebetulnya penggunaannya untuk farmasi. Mari kita coba gali bersama-sama varietas ini, apakah benar murni khas dari Danau Toba,” tutur Diky.
“Ke depannya apabila kita ingin mengetahui pemanfaatannya, bisa lebih diversifikasi. Walaupun pada tahap ini, kita ingin mencoba mengembangkan varietas yang toleran terhadap kondisi marginal tersebut,” imbuh Diky.
“Mudah-mudahan melalui kerja sama ini bisa berkesinambungan. Kita juga bersama-sama bisa mengentaskan permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat. Atas nama PT. Ganesha Agro Teknologi kami mengucapkan terima kasih, dan mudah-mudahan komitmen kita bisa terjaga. Dapat menghasilkan hasil karya yang bermanfaat untuk Sumatera Utara khususnya, dan Indonesia pada umumnya,” harap Diky.
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!