
Ustadz Drs.H.Sunaryo saat memberikan khutbah Jum’at di Masjid Shafiyyatul Amaliyyah (8/1-2016) Jl.Setiabudi 191 Medan menyampaikan, bahwa suatu ketika seorang ulama kharismatik Prof.Mohd. syalthoet di depan murid-muridnya memberi tugas yang harus segera dijawab yakni seputar sederetan yang menjadi sumber-sumber kebahagiaan. Setelah ditunggu beberapa waktu banyak jawaban yang dimunculkan, dan semua jawaban-jawaban tersebut tidak ada yang disalahkan bahkan tetap direspon positif. Namun tiba-tiba sang guru berujar: “Baiklah, dari semua jawaban yang sudah saya dengar tadi tak ada satu kata atau satu kalimat pun yang mengarah bahwa sesungguhnya bahagia itu sebenarnya bagaimana kita bisa memperoleh ketentraman jiwa, semua jawaban hanya berkisar tentang kemewahan berdasar kedudukan dan harta benda/materi saja.”
Dilain peristiwa seorang ulama besar lainnya yang bernama Ibnu Abbas didatangi seorang laki-laki yang menyampaikan keluhannya dalam kehidupan. Setelah semua kisah pilu sang lelaki tersebut selesai diutarakan, sang ulama diam sejenak dan berkata:”Wahai anak muda, sejatinya tak ada yang lebih bahagia selain dari sini(sambil meletakkan tangan di dada), yakni atas apa yang semua dikeluhkan tadi itu sumbernya hanya satu yaitu HATI. Oleh karenanya bawalah hatimu ke TIGA tempat:
PERTAMA
Bawalah hatimu ketempat orang yang rajin membaca Al-Qur’an. Lalu pahami maknanya. Selalulah berdialog dengan Al-Qur’an. Karena semua masalah yang membuatmu terpuruk pasti bisa diselesaikan dengan baik apabila kita dekat dengan Al-Qur’an dimana disana semua ada solusinya.
KEDUA
Bawalah hatimu ke majlis ilmu, tempat duduk dan berkumpul para ahli dari berbagai disiplin ilmu. Raihlah ilmu sebanyak mungkin karena kata Ali bin Abi Thalib, dengan ilmu yang kita miliki pasti kita akan dijaga oleh ilmu. Berbeda dengan harta, justru kita yang menjaga harta, sehingga kita sangat takut kehilangan harta.
KETIGA
Bawalah hati ketempat sepi. Bermunajatlah diwaktu dimana cuma kita dan Allah saja rasanya yang ada. Mengadulah semua kepadaNya, sembari bersujud bertahajjud memohon ampun atas segala dosa yang kita lakukan selama ini.
DERAS.CO.ID Anda Berhak Tahu!