Friday , April 17 2026
Beranda / Olah Raga / 11 Pemain Terbaik yang Harus Melewatkan Euro 2016
shafiyyatul.com
France's forward Karim Benzema runs during the friendly football match between France and Armenia on October 8, 2015 at the Allianz Riviera stadium in Nice, southeastern France. AFP PHOTO / VALERY HACHE (Photo credit should read VALERY HACHE/AFP/Getty Images)

11 Pemain Terbaik yang Harus Melewatkan Euro 2016

Seluruh negara yang menjadi partisipan dalam kompetisi Euro 2016 di Prancis telah menyerahkan nama-nama pemain yang akan tampil dalam kompetisi tersebut. Dari setiap negara, tentu ada pemain yang dirasa pantas masuk skuat namun ternyata tidak dipanggil oleh pelatih mereka masing-masing.

Berikut adalah susunan pemain terbaik yang tidak terpilih untuk mengikuti Euro 2016

1. FW: Diego Costa

Diego Costa menjadi salah satu dari sebagian kecil pemain Chelsea yang mampu tampil cukup baik musim ini. Keputusan Del Bosque untuk tidak memanggilnya memiliki beberapa alasan.

Performa konsisten Aritz Aduriz yang tampil konsisten sepanjang musim ini bersama Athletic Bilbao serta tidak cocoknya Costa dengan skema permainan La Roja menjadi alasan utama mantan pemain Atletico Madrid ini tidak dapat ikut ke Prancis.

2. FW: Karim Benzema

Nama Karim Benzema sebenarnya dapat dipastikan masuk ke dalam susunan pemain inti Tim Nasional Prancis andai saja ia tidak melakukan pemerasan terhadap rekannya, Mathieu Valbuena.

Dari segi performa dan kemampuan secara keseluruhan, penyerang Real Madrid ini lebih unggul dibandingkan dengan Andre-Pierre Gignac.

3. FW: Alexandre Lacazette

Olympique Lyonnais memang sempat mengalami awal musim yang sulit di Ligue 1, namun mereka dapat mengakhiri musim 2015/16 pada peringkat kedua.

Performa Alexandre Lacazette yang produktif di depan gawang membuatnya lebih pantas dipanggil Tim Nasional Prancis ketimbang Olivier Giroud.

4. MF: Giacomo Bonaventura

Dalam sebuah musim yang buruk bagi AC Milan, nama Giacomo Bonaventura pantas disebut sebagai pemain terbaik mereka sepanjang musim 2015/16. Keputusan Antonio Conte untuk memilih Emanuele Giaccherini dibandingkan dengan Bonaventura menjadi sebuah keputusan yang sangat membingungkan.

5. MF: Isco

Pemain-pemain berbakat dalam lini tengah Tim Nasional Spanyol memang luar biasa, setiap pemain yang mengalami penurunan performa akan tersingkir oleh pemain lainnya.

Hal ini terjadi kepada Isco yang jarang mendapat kesempatan bermain musim ini. Posisinya digantikan oleh Thiago Alcantara dari Bayern Munchen dan Koke dari Atletico Madrid.

6. DM: Gabi

Sudah memiliki pengalaman yang tinggi bersama Atletico Madrid, ditambah dengan konsistensinya dalam beberapa musim terakhir, sulit membayangkan alasan mengapa Gabi sampai saat ini belum mendapat panggilan ke Tim Nasional Spanyol.

Bersaing menghadapi Sergio Busquets memang menjadi sesuatu yang sulit dilakukan oleh pemain mana pun, tetapi Gabi pantas mendapat kesempatan.

7. LB: Nacho Monreal

Nacho Monreal menjalani musim yang konsisten bersama Arsenal, menjadi bagian penting dalam sektor kiri pertahanan The Gunners. Tetapi memang sulit bagi Monreal untuk menyingkirkan Cesar Azpilicueta dan Jordi Alba yang sudah mendapat kepercayaan dari Vicente Del Bosque di Tim Nasional Spanyol.

8. CB: Daniele Rugani

Daniele Rugani memang tidak mampu menyingkirkan pemain-pemain senior seperti Andrea Barzagli, Giorgio Chiellini, dan Leonardo Bonucci. Tetapi bek berusia 21 tahun ini mampu tampil sangat baik ketika diberikan kesempatan oleh Massimiliano Allegri di Juventus.

9. CB: Mamadou Sakho

Walau menjalani musim yang penuh masalah bersama Liverpool, performa Mamadou Sakho sepanjang musim dapat membuatnya menjadi andalan di lini belakang Tim Nasional Prancis dibandingkan Adil Rami dan Eliaquim Mangala. Seandainya ia tidak mengalami kasus dengan UEFA, Sakho berpeluang besar untuk tampil sebagai pemain utama dalam kompetisi ini.

10. RB: Matthias Ginter

Tampil konsisten bersama Borussia Dortmund sepanjang musim 2015/16 dan dapat bermain pada posisi bek kanan dan bek tengah, sulit membayangkan mengapa Matthias Ginter tidak dipanggil ke Tim Nasional Jerman.

Ginter dapat menjadi solusi terkait masalah pada bek kanan Jerman, sekaligus menjadi rencana cadangan apabila Mats Hummels atau Jerome Boateng mengalami cedera.

11. GK: Kevin Trapp

Bergabung dengan Paris Saint-Germain dari Eintracht Frankfurt pada awal musim 2015/16, Kevin Trapp mampu menyingkirkan kiper utama Le Parisien, Salvatore Sirigu.

Penampilan Trapp sepanjang musim ini sebenarnya lebih unggul dibandingkan dengan Marc-Andre ter Stegen di Barcelona. Namun ter Stegen lebih dipercaya pelatih utama Tim Nasional Jerman, Joachim Low.

Sumber : www.ftb90.com

Baca Juga

deras.co.id

Sprint Rally 2026 Seri 1 Sukses, Dampak ke Sumut Signifikan

DERAS.CO.ID – MEDAN – Sprint Rally 2026 Seri 1 sukses digelar di Sport Centre Sumut …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *